Agustus, Singkawang Akan Operasionalkan Pasar Alianyang

Pembeli dan penjual bertransaksi di los sembako Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (3/6). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat melonjaknya harga sejumlah komoditas pangan jelang Ramadhan menyebabkan inflasi Mei 2015 di Jawa Tengah mencapai sebesar 0,51 persen dengan penyumbang terbesar, antara lain dari komoditas bawang merah, cabai merah, teluar ayam ras, daging ayam ras, dan bawang putih. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/hp/15.

Ilustrasi

SINGKAWANG – Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Singkawang segera memfungsikan “Pasar Alianyang” pada Agustus 2017.

“Menurut prediksi saya, Pasar Alianyang baru bisa di fungsikan pada Agustus mendatang,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi dan UKM Singkawang, Hendryan, Minggu.

Menurutnya hal itu dikarenakan, Pasar Alianyang yang baru dibangun masih terdapat beberapa fasilitas yang kurang. Antara lain, air bersih, listrik, parkir dan gate parkir.

“Jadi ada beberapa fasilitas yang kurang, antara lain air bersih, listrik, parkir dan gate parkir,” ujar Hendryan.

Sebenarnya, kata Hendryan, rencana awal Pasar Alianyang akan difungsikan sebelum Ramadhan. Tapi dikarenakan fasilitasnya dirasakan masih kurang lengkap, sehingga penggunaannya diundur.

“Jadi sementara untuk melengkapi beberapa fasilitas yang kurang, kami sedang mempersiapkan fisik, mengadakan pertemuan dengan pedagang, apabila dirasakan sudah fiks barulah kita fungsikan,” katanya.

Kemudian, mana-mana bangunan yang sudah jelek akan pihaknya perbaharui dengan cat. “Supaya sama-sama bagus, tidak ada perbedaan antara PKL yang satu dengan yang lainnya. Sehingga tidak terjadi saling iri,” ungkapnya.

Hendryan menyebutkan, keberadaan Pasar Alianyang akan di prioritaskan kepada PKL yang tidak memiliki tempat di Pasar Beringin Singkawang.

Mengingat badan jalan yang mereka (pedagang) gunakan sekarang ini merupakan tempat terlarang.

“Dikarenakan sekarang ini sudah ada tempat yang kita sediakan, kita harapkan PKL yang berjualan di badan jalan bisa pindah ke sana (Pasar Alianyang),” pintanya.(Ant)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *