Antisipasi Kelangkaan, Bulog Usulkan 6,5 Ton Daging Sapi

images(20)

Ilustrasi

PALANGKARAYA – Badan urusan logistik divisi regional Kalimantan Tengah telah mengusulkan sebanyak 6,5 ton daging sapi beku guna mengantisipasi kelangkaan daging selama Ramadhan 1438 hijriah di provinsi setempat.

“Untuk mengantisipasi kelangkaan daging sapi selama Ramadhan ini, maka pada tahap pertama kita telah usulkan sebanyak 6,5 ton daging sapi beku,” kata Kepala Bulog Divre Kalteng, Ma`ruf saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu.

Pria yang telah tiga bulan bertugas di Kalimantan Tengah ini mengatakan, selain untuk memastikan ketersediaan, pengadaan tersebut juga sebagai upaya pemerintah menstabilkan harga daging sapi selama Ramadhan hingga lebaran 2017.

“Jika dalam perjalanannya daging tahap pertama tidak cukup, maka kita akan datangkan kembali. Jadi masyarakat tidak perlu cemas terkait potensi kelangkaan daging sapi di pasaran,” kata pria empat anak tersebut.

Dia menerangkan, daging sapi beku tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh sub divre Bulog di Kalteng serta rumah pangan kita (RPK) yang memiliki alat pendingin.

Berdasarkan catatan, pada tahun lalu, harga daging sapi beku per bungkus seberat satu kilo gram dihargai Rp80.000.

Selain itu, pihaknya memastikan jika daging yang didatangkan tersebut memenuhi kriteria aman, sehat, utuh dan halal serta higienis karena telah dilakukan pemeriksaan sebelumnya.

Di sisi lain, dalam rangka memastikan ketersediaan sejumlah bahan pangan pokok, pihaknya juga telah menyiapkan skema antisipasi.

“Dalam upaya menjaga stabilitas harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, bawang putih dan minyak goreng, selama Ramadhan kita juga akan melakukan operasi pasar,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan mendistribusikan sejumlah bahan pangan pokok tersebut ke sekira 297 RPK yang telah tersebar di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.

“Melalui RPK kita berharap penyebaran kebutuhan bahan pokok semakin merata. Jika program peserta RPK sebelumnya harus membayar kontan, maka bagi yang akan bergabung kita berikemudahan dengan program konsinyasi,” katanya.(Ant)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *