AS Kerahkan Pasukan Khusus, Bantu Tentara Filipina di Marawi

Ilustrasi

MARAWI – Pasukan khusus Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan bantuan kepada tentara Filipina dalam pertempuran di Marawi. Sejak 23 Mei lalu, kota di selatan negara itu diserbu oleh kelompok militan pro-Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Militer Filipina mengatakan bantuan dari pasukan AS bersifat secara teknis. Mereka tidak akan terjun langsung ke lapangan untuk bertempur, namun lebih memberikan strategi-strategi penting untuk merebut kembali Marawi.

Sejak kelompok yang dikenal dengan nama Maute itu menyerang Marawi, sekitar 30 warga sipil, 58 tentara, dan lebih dari 100 gerilyawan telah tewas terbunuh. Hingga kini, ratusan warga sipil juga diyakini masih terjebak di kota itu dengan persediaan makanan yang sangat terbatas.

Dilansir dari Republika, pengepungan telah dilakukan oleh pasukan militer Filipina. Para anggota kelompok itu diyakini masih bersembunyi di dalam terowongan bawah tanah yang luas dan telah dipersiapkan untuk menghadapi serangan musuh.

Meski belum merebut kendali Marawi sepenuhnya, tentara Filipina mengklaim sejumlah keuntungan telah mereka dapatkan. Termasuk diantaranya berhasil mengendalikan situasi menjadi lebih tenang dari sebelumnya.

Sementara itu, laporan atas keterlibatan AS dalam membantu pertempuran di Marawi telah dikonfirmasi oleh kedutaan besar negara adidaya itu di Ibu Kota Manila, Filipina. Meski demikian tidak disebutkan secara detail apa bantuan militer yang diberikan.

AS sebelumnya juga sempat hadir dalam membantu Pemerintah Filipina memerangi kelompok militan Abu Sayyaf yang ada di negara itu. Namun pada 2015 bantuan tersebut dihentikan.

Hubungan kedua negara kemudian sempat mengalami ketegangan sejak Presiden Filipina Rodrigo Duterte terpilih pada 30 Juni 2016 lalu. AS melalui mantan presiden Barack Obama mengkritik kebijakan Duterte yang melakukan perang melawan narkotika dengan tindakan keras.

Namun, saat AS dipimpin oleh Presiden Donald Trump, nampaknya hubungan kedua negara mulai membaik. Trump bahkan memberi pujian terhadap Duterte atas kinerjanya sebagai seorang pemimpin Filipina.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *