Bank Kalteng Mulai Rasakan Dampak Anjuran Gubernur

image

Bak Kalteng.(Ist)

PALANGKARAYA – Permintaan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran agar seluruh investor di provinsi ini terlibat dan bertransaksi melalui Bank Kalteng mulai dirasakan Badan Usaha Milik Daerah se-Kalteng itu.

Jumlah investor perusahaan besar swasta (PBS) yang membuka deposito maupun giro sekarang ini jumlahnya sudah ada belasan dan akan terus bertambah, kata Pimpinan Cabang Utama Bank Kalteng Masjuani di Palangka Raya, Rabu.

“Belasan itu hanya di Bank Kalteng cabang Utama dan belum termasuk yang ada di sejumlah Kabupaten. Perkiraan kami bisa lebih banyak lagi jumlahnya di cabang yang ada di Kabupaten,” tambahnya.

Sebagai upaya menindaklanjuti permintaan Gubernur tersebut, Bank Kalteng pun terus membenahi pelayanan dan memberikan sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan para investor PBS di seluruh provinsi berjuluk “Bumi Pancasila-Bumi Tambun Bungai” itu.

Masjuani mengatakan, Bank Kalteng telah merencanakan dan dalam waktu dekat akan membangun sejumlah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sekitar perusahaan yang dapat dimanfaatkan seluruh karyawan PBS tersebut.

“Kami bisa klaim sudah sangat banyak perubahan di Bank Kalteng. Mulai dari pelayanan, fasilitas maupun lainnya. Apalagi dengan besarnya dukungan Gubernur, kami yakin bisa akan semakin optimal perkembangan Bank Kalteng,” ucapnya.

Meski begitu, Pimpinan Cabang Utama Bank Kalteng ini mengharapkan sejumlah pengusaha, khususnya jasa kontruksi dapat memanfaatkan fasilitas kredit dengan bunga lebih rendah yang disediakan pihaknya.

“Sekarang ini jasa kontruksi belum banyak memanfaatkan fasilitas kredit Bank Kalteng. Kami tidak tahu, apakah pengusaha jasa kontruksi memang sudah tidak memerlukan kredit atau bagaimana. Tapi, kami berharap bisa dioptimalkan lah fasilitas kredit kami,” pinta Masjuni.

Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia cabang Kalteng mendukung dan akan merealisasikan sejumlah permintaan Gubernur Sugianto Sabran terkait upaya peningkatan pendapatan asli daerah.

Ketua GAPKI Kalteng Dwi Darmawan mengatakan bukti dukungan tersebut terlihat dari sebagian pengusaha sawit di provinsi ini telah menabung dan mendepositokan dananya di Bank Kalteng.

“Kendaraan operasional perusahaan sawit belum menggunakan plat KH, sekarang ini sedang diupayakan dipindah. Intinya, kita dari GAPKI tidak merasa keberatan bahkan mendukung serta berupaya merealisasikan permintaan itu,” kata Dwi.(Ant)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *