Bupati Karolin Mendongeng di Depan Kak Seto dan Ratusan Anak Landak

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mensongeng di depan ratusan anak dan Kak Seto Mulyadi, di Aula Bupati Landak, Selasa (10/10) kemarin.(Team BK.com)

LANDAK – Kemeriahan dan tawa ratusan anak pecah di dalam aula Kantor Bupati
Landak, Selasa pagi, (10/10)kemarin.
Pagi itu ratusan anak usia PAUD sampai SD kelas 2, dihibur dengan dongeng, nyanyi dan perlombaan.

Dongeng menjadi cara yang dipakai Pemerintah Kabupaten Landak untuk menghibur sekaligus memberikan edukasi bagi ratusan anak dalam rangkaian hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Landak ke-
18.

Tampil membacakan dongeng di depan ratusan anak usia PAUD sampai SD, tokoh pendidikan nasional Seto Mulyadi yang akrab dipanggil Kak Seto. Tidak hanya dongeng, tapi Kak Seto juga mengajak ratusan anak – anak untuk bernyanyi bersama, berlomba, sampai menampilkan atraksi sulap yang menghibur. “Dongeng menjadi cara menyampaikan pesan moral tanpa terasa menggurui, seperti pesan – pesan soal persahabatan, menghargai teman, dan tidak memaksakan kehendak. Itu nilai-nilai moral dasar yang
perlu dipahami oleh anak,” ujar tokoh pendidikan anak ini.

Namun ditengah – tengah acara, ada kejutan saat Kak Seto mengundang Bupati Landak Karolin Margret Natasa untuk ikut mendongeng. Tanpa canggung, sambil ditemani putri bungsunya, Karolin bercerita
tentang kisah persahabatan monyet bernama Momo dan kelinci bernama Cici.
” Tidak hanya soal persahabatan, tapi cerita Cici dan Momo juga mengajarkan tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan. Mendongeng memang menjadi cara yang menyenangkan untuk memberi edukasi, pesan moral dan penanaman karakter bagi anak – anak.

Biasanya cerita dari dongeng akan mudah dimengerti dan melekat diingatan anak kita. Makanya saya sering membacakan dongeng ke anak saya, untuk pembelajaran”
Mendongeng cerita memang bukan hal langka buat Karol, karena membacakan cerita seperti dongeng kepada kedua anaknya sudah jadi kebiasaannya sehari hari setiap jelang tidur.

Karolinpun mengajak ibu – ibu yang juga hadir di acara tersebut untuk tidak ragu mendongeng ke anak -anak mereka. “Ayo, ibu – ibu jangan ragu dan jangan malas untuk menggali cerita – cerita lokal yang
menarik dan kaya akan pesan moral untuk bisa diceritakan ke anak – anak kita jelang mereka tidur,” tambah Karolin.

Berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya , untuk mengisi peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Landak ke-18 tahun ini, Bupati Landak Karolin Margret Natasa memilih menggadakan serangkaian kegiatan untuk memberdayakan kelompok ibu dan anak.

Dengan tajuk “Dari Landak untuk Ibu dan Anak”, berbagai kegiatan seperti mendongeng dan seminar parenting bersama Kak Seto, lomba foto ibu dan anak, sampai pemeriksaan kanker serviks gratis di puskesmas diselenggarakan pemerintah Kabupaten Landak.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *