Bupati Karolin Petakan Daerah Rawan Banjir di Landak

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menerima bantuan sembako dari PT. Antam untuk korban banjir di Landak di Kantor BPBD Landak, baru-baru ini.(Team BK.com)
LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyebutkan ada beberapa daerah di Kabupaten Landak setiap tahun terjadi banjir. Karena itu, pemerintah kabupaten akan ambil langkah-langkah untuk meminimalisir.
“Saya memerintahkan agar dilakukan evaluasi. Di mana-mana saja intervensi yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi dampak banjir,” ujar Karol seusai menerima bantuan sembako dari PT Antam untuk korban banjir di Landak di Kantor BPBD Landak, baru-baru ini di Ngabang Landak..
Ia melanjutkan, akan tetapi juga harus mengusulkan ke pusat. Karena program-program untuk meminimalisir banjir tidak akan murah.
“Nanti akan kita petakan, mana yang menjadi tugas kewenangan daerah dan mana yang kewenangan pusat,” katanya.
Kemudian dimana yang mampu dilakukan pemerintah kabupaten, dan mana yang tidak dapat dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan harus minta ke pusat. Untuk itu, dinas terkait harus berkoordinasi dengan kementrian di pusat.
“Jadi kepala dinas akan saya minta berkonsultasi ke Kementrian Lingkungan Hidup, apa-apa saja program yang ada di sana sehingga bisa kita akses untuk bisa meminimalisir banjir yang terjadi setiap tahunnya,” ungkap Karol.
Menurut Karol, bahwa hal tersebut adalah pekerjaan yang cukup besar bagi semua, dan tentunya juga tidak mudah.
“Tapi kalau kita tidak mulai dari sekarang, kita khawatir dampaknya akan semakin luas dari tahun ke tahun,” tutupnya.
Sementara itu, Divisi CSR PT Antam (Persero) Tbk, Berry Parinussa menyampaikan bantuan yang diberikan merupakan kepedulian sesama.
“Bantuan yang diberi bentuk sembako, ada mie instan, beras, minyak goreng, susu, air mineral. Semoga bermanfaat untuk yang membutuhkan,” pungkasnya
Share Button

Ekonomi[ View All ]

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2017 Provinsi Kalimantan Timur yang disepakati pemerintah provinsi dan DPRD melalui rapat paripurna di Samarinda,...
APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

PENAJAM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2017 Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali mengalami defisit dengan kekurangannya mencapai sekitar Rp188 miliar...
Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

PALANGKARAYA – Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah, Lodewik Christopel Iban menyebut pemerintah provinsi dan pemkab/pemko Kota se-Kalteng perlu mendatangkan dan memperbanyak perusahaan karet...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *