Cornelis dan Istri Terima Penghargaan Mamasi dari Dayak Taman Kapuas Hulu

Gubernur Kalimantan Barat bersama Ny. Frederika Cornelis, SPd menerima Mamasi dari masyarakat Dayak Taman, Putussibau Selatan, Kapuas Hulu, Kalbar, Minggu (27/9).(HC)

KAPUAS HULU – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH menerima penghargaan Mamasi dari masyarakat Dayak Taman Kapuas Hulu, kemarin (27/9).

Penobatan dilakukan di Soo Langke atau Rumah Betang Melapi 1 Patamuan, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Kapuas Hulu. “Selain Arg Bertahu Tua’ Rumah Betang Melapi 1 Patamuan Pak Pulo’ (70) menjelaskan, Mamasi adalah penghargaan tertinggi yang diberikan masyarakat Dayak Taman Kapuas Hulu kepada seseorang yang dinilai punya tua, punya bobot dan bisa mengambil berkat dan karunia untuk masyarakat Dayak Taman.

Dayak Taman adalah salah satu sub suku Dayak yang mendiami sepanjang pesisir hulu sungai Kapuas di Putussibau.

Kepala Desa Melapi, Rantai (46), menjelaskan, panjang Betang Melapi 1 Patamuan 220 meter, lebar 35 meter, 74 pintu, 49 kepala keluarga, serta didiami 300 jiwa. Rantai menjelaskan, Soo Langke atau rumah bentang Melapi Patamuan selesai dibangun pada tahun 1943, sekarang umurnya 72 tahun dan sudah diakui sebagai cagar budaya. Dari rumah panjang beratap sirap belian ini lahir Djeranding Abdurrahman, Pahlawan Nasional yang pernah dibuang ke Boven Digoel. Di tempat ini juga lahir tokoh-tokoh politik Dayak seperti F.C. Palaoensoeka pendiri PPD. Tokoh pejuang PD Massuka Djanting, tokoh pendiri Bentang atau Betang Soo Langke. HS laurens Mangaan, dan Drs. Massardy Kaphat.

Dijelaskan Pak Pulo’ upacara Mamasi diawali penyambutan tamu yang akan diamasi di halaman Rumah Panjang dan tamu tersebut harus memotong umpang (Kayu penghalang) yang dipasang sebagai ucapan selamat datang di Rumah Panjang.

Upacara Mamasi sendiri adalah upacara penghargaan dari seseorang atau beberapa wanita kepada pria tertentu dengan kriteria pria diantaranya pria yang ksatria, tokoh atau pemimpin yang arif bijaksana, hartawan yang dermawan. Pria tersebut pada upacara gawai besar Dayak Taman mendapat kehormatan atau kepercayaan menombak atau menyembelih hewan kurban sapi atau kerbau yang dimasukan kandang khusus atau disebut Pandung. Pria tersebut adalah pejabat tinggi yang berkunjung secara resmi ke Betang Melapi 1 Patamuan. Pria tersebut bisa saja sebagai tokoh yang berjasa kepada bangsa dan negara.

Kata Pak Pulo’ juga, prosesi Mamasi dipimpin tetua adat dengan terlebih dahulu memasang anyaman daun enau dalam bahasa Taman Indulu amas-amas. Dilengkapi bulu burung enggang yang dianggap sebagai mahkota tertinggi. selain mahkota juga jarat tangan dan tolang manik yang diikat di tangan pria yang di Mamasi sebagai simbol kekuatan persaudaraan dan panjang umur dan kekuatan tubuh. Dilanjutkan pemberian minuman tradisional dari wanita yang Mamasi kepada pria yang di Mamasi dengan 7 macam minuman air garam, air jahe, buah lasa’ (air asam), air putih untuk kejernihan pikiran, maram, papa’ minyak kelapa sebagai pertanda lancarnya kehidupan kita, Setelah itu dilakukan tarian bersama Dariya Sosoak atau tarian gembira.

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH mengingatkan agar menjadi Dayak jangan minder, “harus punya prinsip, peluang terbuka lebar dengan didukung teknologi maju, nasib kita berubah atau tidaknya bergantung pada diri kita sendiri,” ujar Cornelis yang tanggal 19 lalu dilantik sebagai Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), ” kita sudah diberi kesempatan oleh negara untuk maju,” pungkasnya.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *