Cornelis Minta Jokowi Resmikan Pabrik Bauksit WHW

Gubernur Kalbar Cornelis.(Ist)

PONTIANAK – Gubernur Kalbar Cornelis meminta Presiden RI Joko Widodo untuk meresmikan industri PT Well Harvest Winning Alumina Rafinery (WHW) di Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

“Saat mengikuti rapat di Istana Negara kemarin, saya menghadap langsung Presiden, maksudnya untuk meminta kesediaan Bapak Presiden Joko Widodo meresmikan industri PT Well Harvest Winning Alumina Rafinery (WHW) yang ada di Kendawangan,” kata Cornelis di Pontianak, kemarin.

Di hadapan Presiden, Cornelis mengatakan, bahwa PT WHW merupakan pabrik industri strategis, WHW bisa berjalan mencapai 150 tahun, selain itu juga ada bantuan pemerintah.

WHW bekerja sama untuk memberikan pengembangan di daerah dan bekerja keras untuk memberikan yang terbaik. Tenaga kerja yang didatangkan pun yang terbaik untuk bisa membangun perusahaan itu. Target ke depan, meminimalisir tenaga asing, hanya tinggal 100 orang dan tenaga kerja lokal 3.500 orang.

“PT WHW ini merupakan sebuah perusahaan investor China dengan investasi Rp27 triliun, dengan membangun pelabuhan laut serta pembangkit listrik sendiri serta fasilitas lainnya,” tuturnya.

Dari hasil pertemuan itu, Presiden Joko Widodo, bersedia hadir untuk meresmikan pabrik tersebut, asalkan dibuat surat secara resmi ditujukan kepada Presiden.

Cornelis merencanakan peresmian PT WHW dilakukan sekitar bulan Mei 2016, namun demikian usulan dari Presiden bisa kemungkinan dikaitkan akan digelarnya Sail Karimata di perairan Pulau Karimata Kabupaten Kayong Utara pada bulan September 2016.

Perhatian Pemerintah Pusat

Diakui Cornelis, perhatian pemerintah pusat cukup besar terhadap Kalimantan Barat, Presiden datang di Kalbar tiga kali dalam setahun, itu hal yang luar biasa, sepanjang sejarah dalam pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Dia menambahkan, berdasarkan data Dinas Pertambangan Kalbar, provinsi yang saat ini dipimpinnya tersebut memiliki potensi bauksit yang sangat melimpah dan tersebar pada beberapa daerah lainnya, selain Kendawangan.

Lokasinya ada di Mempawah, Bengkayang, Sanggau, Landak, Sekadau, Kubu Raya, dan Kayong Utara. Potensinya mencapai 4,376 juta ton.

“Bahkan, produk akhir dari Bauksit adalah Alumina (AI) yang bermanfaat untuk industri logam, industri kimia, dan metalurgi,” katanya.

Selain itu, ada juga potensi pasir zirkon yang tersebar di semua kabupaten di Kalbar. Potensinya mencapai 1,571 juta ton.

“Potensi pertambangan ini tentu akan kita manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan untuk sementara ini, kita akan meresmikan pabrik alumina yang kemungkinan besar akan diresmikan oleh presiden,” kata Cornelis.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *