Cornelis Pastikan Kesiapan PLBN Terpadu Entikong Kemarin

img_7085

Gubernur Cornelis meninjau persiapan PLBN Terpadu Entikong, Senin (20/12) kemarin.(ist)

PONTIANAK – Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan satang ke Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Jokowi direncanakan datang pada 21 Desember 2016. Kedatangannya untuk meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Entikong, Kabupaten Sanggau.

Jokowi akan terbang dari Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya ke Bandara Supadio pada 21 Desember. Dari Bandara Supadio Kubu Raya, Jokowi akan melanjutkan perjalanan menuju Desa Patoka, Kecamatan Entikong.

“Sesuai jadwalnya memang untuk border Entikong akan diresmikan Presiden Jokowi,” kata Karo Humas Pemprov Kalbar Numsuan di Pontianak, Senin(19/12) kemarin.

Selain peresmian Jokowi juga dijadwalkan melihat perkembangan jalan negara di perlintasan Kalbar (Indonesia) dan Malaysia.

Usai di Entikong, Jokowi akan kembali ke Kubu Raya untuk melakukan penyerahan sertifikat dan PMT. Setelah itu Jokowi akan kembali ke Istana Kepresidenan Bogor.

Numsuan menyebutkan Kalbar memiliki tiga PPLB. Di antaranya Entikong, Kabupaten Sanggau, PPLB Aruk Kabupaten Sambas dan PPLB Badau Kabupaten Kapuas Hulu yang mulai beroperasi sejak 2011 lalu.

Kemarin, Cornelis meninjau PLBN Entikong dan progres pengerjaan Jalan Ruas Tayan- Sosok dan Jalan menuju perbatasan Entikong Kabupaten Sanggau (19/12).

Peninjauan ini dilakukan menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo. Selain memantau aktivitas keluar masuk barang di perbatasan. Ia menyempatkan diri berdialog dengan pedagang perbatasan agar belanja hanya cukup untuk kebutuhan keluarga.

Cornelis meminta pedagang agar bersabar karena PLBN masih dalam pembenahan.

“Nanti setelah semuanya jadi baru direncanakan pelabuhan darat,” kata Cornelis.

Ia mengingatkan pedagang agar tidak membeli gula atau bawang merah dari Malaysia karena mengingat kualitas gula Indonesia juga tidak kalah bagusnya.

Setelah meninjau secara global, Cornelis memantau pembangunan diperbatasan Entikong yang dimulai sejak Agustus 2015 lalu yang saat ini memasuki tahapan akhir pengerjaan zona inti yang meliputi gedung utama PLBN Entikong dan Monumen Garuda.

Desain PLBN Entikong, nantinya akan difungsikan sebagai sentra pelayanan terpadu Custom, Quarantine and Security (ICQS) dengan peralatan pengawasan dan pemeriksaan orang dan barang yang super canggih.

Detail arsitektur yang mengadopsi unsur lokal menjadi komponen yang sangat penting dalam pembangunan PLBN yang memiliki luas lahan mencapai 8 hektare dan luas bangunan 19.493 meter persegi.

Rencananya akan dikunjungi lagi oleh Presiden Joko Widodo, tanggal 21 Desember nanti. Ketika meninjau setiap ruangan Cornelis memuji bagian imigrasi yang bersih, yang lain masih dalam pembenahan. (PP)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *