DAD Kalteng Setuju Larangan Gubernur ASN Menjadi Pengurus

Ketua DAD Kalteng, Sabran Achmad.(Ist)

PALANGKARAYA – Ketua Dewan Adat (DAD) Kalteng, Sabran Achmad, menyatakan rasa setujunya atas larangan terhadap Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang menjadi Ketua Dayak Misik ataupun DAD baik di Kabupaten/Kota dan Provinsi.

“Saya sependapat dan setuju atas larangan keras yang disampaikan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, terhadap ASN untuk tidak masuk sebagai pengurus bahkan menjadi ketua dari Dayak Misik ataupun DAD. Pemikiran ini yang ditunggu-tunggu,” ucap Sabran, Jumat (26/8), saat dibincangi di kediamannya.

Meskipun menyatakan dirinya sependapat dengan gubernur terkait hal tersebut, namun kata Sabran ada yang kurang dari ketegasan pelarangan yang telah dilontarkan itu. Dimana pelarangan tersebut hanya berkesan dialamatkan pada organisasi masyarakat yakni Dayak Misik dan DAD.

“Kalau mau tegas melarang, maka jangan hanya untuk dua lembaga atau ormas Dayak Misik dan DAD saja. Seharusnya berlaku semua, jadi ada azas keadilan, tidak hanya sebuah pilihan,” cetus Sabran.

Sesepuh Kalteng ini mengatakan, banyak ormas serta lembaga yang bersifat lintas etnis dari berbagai suku di Bumi Tambun Bungai saat ini, terutama yang dihuni dengan ketua serta pengurus yang berasal dari ASN.

“Yang perlu diingat, jangan hanya pelarangan dilakukan terhadap ASN, tetapi semua hingga menyentuh Fungsionalis Pemerintah, mulai dari gubernur dan wakilnya itu sendiri, bupati dan wali kota serta wakilnya maupun kalangan partai politik serta anggota dewan. Itu semua dilarang dan berlaku kalau mau bersikap adil,” tegasnya dilansir menaranews.

Sebagaimana diketahui Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengancam kepada para ASN. yang menjadi ketua Dayak Misik, baik di Kabupaten, Kota, maupun di Provinsi. Sugianto bahkan memerintahkan aparat kepolisian untuk menangkap siapa saja ASN yang menjadi ketua organisasi Dayak Misik.

“Saya akan memanggil Ketua Dayak Misik Provinsi Kalteng yakni pak Sekda Provinsi Kalteng. Saya akan berikan pilihan apakah mau menjadi Ketua Dayak Misik atau menjadi ASN,” ancam Sugianto Sabran dalam acara pembukaan Rapat Kerja Staf Ahli Gubernur, Staf Ahli Bupati, dan Staf Ahli Walikota se-Kalteng di aula Pemda Kobar, belum lama ini.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2017 Provinsi Kalimantan Timur yang disepakati pemerintah provinsi dan DPRD melalui rapat paripurna di Samarinda,...
APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

PENAJAM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2017 Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali mengalami defisit dengan kekurangannya mencapai sekitar Rp188 miliar...
Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

PALANGKARAYA – Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah, Lodewik Christopel Iban menyebut pemerintah provinsi dan pemkab/pemko Kota se-Kalteng perlu mendatangkan dan memperbanyak perusahaan karet...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *