Dengar Alunan Sape, Jokowi Kunjungi Stand Kapuas Hulu

Presiden Joko Widodo.(Jokowi).(Ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyempatkan diri mengunjungi gerai Pameran Kapuas Hulu Kalimantan Barat, pada kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) acara Otonomi Expo 2017 yang di selenggarakan di Jakarta Convention Center.

“Awalnya Pak Presiden tertarik mendengar alunan musik Sape khas Dayak yang dimainkan di Stand, kemudian beliaupun mampir ke Stand Kapuas Hulu,” kata Ketua Panitia Stand Pameran Kapuas Hulu, Abang Hamzah melalui rilisnya, Kamis kemarin.

Dikatakan Hamzah, kunjungan Presiden ke Stand Kapuas Hulu merupakan kebanggan tersendiri, karena dari sekian banyak kabupaten dan kota se-Indonesia Presiden memilih mengunjungi stand Kapuas Hulu.

Menurut Hamzah, dalam kegiatan tersebut Kapuas Hulu memamerkan produk unggulan daerah seperti kopi, kain tenun dari zat pewarna yang berasal dari tanaman asli Kapuas Hulu, ikan asapan, kerupuk kering, madu dan aneka bentuk anyaman tradisional khas Kapuas Hulu.

” Seluruh kabupaten dan kota se – Indonesia bersaing memamerkan produk unggulannya masing – masing,” kata Hamzah yang juga merupakan Kabid Perencanaan Ekonomi, Bappeda Kapuas Hulu.

Ia mengatakan pihaknya berupaya semaksimal mungkim mempromosikan keunggulan Kapuas Hulu apalagi Kapuas Hulu dikenal dengan potensi wisata dan panorama alamnya yang asri.

” Kapuas Hulu sudah mulai lebih dikenal dengan potensi wisatanya, kita akan terus berupaya mempromosikan potensi di Kapuas Hulu, dan ini juga kerjasama semua pihak di Kapuas Hulu,” jelas Hamzah.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut, Presiden Joko Widodo meminta seluruh kabupaten dan kota di Indonesia agar fokus untuk mengembangkan komoditi daerahnya masing – masing agar bisa dijadikan sumber pendapat daerah.

” Komoditi unggulan daerah yang dikembangkan tidak perlu banyak yang penting terfokus dan serius, sehingga memiliki nilai ekonomis untuk kesejahteraan masyarakat,” pesan Joko Widodo.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2017 Provinsi Kalimantan Timur yang disepakati pemerintah provinsi dan DPRD melalui rapat paripurna di Samarinda,...
APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

PENAJAM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2017 Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali mengalami defisit dengan kekurangannya mencapai sekitar Rp188 miliar...
Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

PALANGKARAYA – Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah, Lodewik Christopel Iban menyebut pemerintah provinsi dan pemkab/pemko Kota se-Kalteng perlu mendatangkan dan memperbanyak perusahaan karet...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *