Disperindagkop dan UKM Sintang Akan Tindak Lanjuti Indomaret

ilustrasi

SINTANG – Banyaknya keluhan tentang perbedaan harga di Indomaret, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang berjanji akan segera menindak lanjuti permasalahan tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang, H Sudirman mengatakan pihaknya akan menindak langsung karena memang apa yang dilakukan oleh Indomaret tak sesuai prosedur, sudah melanggar Undang-undang Perlindungan Konsumen.

“Apa yang dikeluhkan masyarakat itu benar karena istri saya juga pernah kena, yang pertama saya bilang mungkin salah hitung tapi saat berbelanja yang kedua dan ternyata kejadian sama terulang. Saya akan menindak lanjuti hal ini, bukan karena saya menjadi korban tapi karena ini sudah tak sesuai dengan UU Perlindungan Konsumen yang tentunya akan menimbulkan kerugian dimasyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, di UU perlindungan komsumen tertera dengan jelas bahwa hak konsumen adalah mendapatkan informasi yang jelas terhadap barang yang akan dibelinya baik itu promo maupun tidak.

“Sudah jelas, hak konsumen terhadap informasi itu harus jelas. Konsumen berhak untuk mengembalikan barang yang dibeli jika tak sesuai dengan informasi,” tukasnya.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *