Dua Desa di Gunung Mas Terindikasi Korupsi Dana Desa

Desa di Kabupaten Gunung Mas, Kalteng.(Ilustrasi)

GUNUNG MAS, Kalteng – Dua desa di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah yakni Desa Tumbang Pasangon dan Meraya, Kecamatan Damang Batu, terindikasi adanya penyalahgunaan dana desa yang ada di daerah itu.

“Ada dua desa, satu desa kita serahkan ke kepolisian untuk menanganinya dan satu desa lagi diserahkan ke Kejari Gunung Mas (Gumas) yang menangani,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Gumas, Koswara, Jumat.

Meskipun diduga kuat terjadi tindak pidana korupsi terkait dana desa, namun kasus tersebut masih dalam penyidikan dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Hingga saat ini masih menunggu perkembangan dari proses penyelidikan. Setelah ditetapkan tersangka baru kita ekspose,” ucap Koswara.

Ia mengatakan, untuk mencegah penyalagunaan keuangan desa, pihak Kejaksaan Negeri Gumas menggelar Sosialisasi Dana Desa dan TP4 kepada semua kepala desa di wilayah setempat dengan harapan ke depannya tidak ada lagi penyalahgunaan dana desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos menyayangkan sampai terjadi dugaan penyalahgunaan keuangan desa. Karena ini bisa berakibat fatal, bahkan kurang baik untuk kegiatan pembangunan di desa.

“Apalagi sekarang batuan dana desa yang cukup lumayan besar,” kata Rony Karlos.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *