Fahri Tuding KPK Banyak Masalah

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.(Ist)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan presiden telah diseret untuk melakukan intervensi sekaligus diintervensi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia meminta presiden untuk berhati-hati.

Fahri mengatakan, KPK sebenarnya tahu bahwa internalnya banyak masalah, tapi KPK tidak boleh kelihatan salah. Ketika ada salah, KPK memilih diam dengan alasan menyangkut wibawa. Penegak hukum atau anggota DPR yang mencoba mengusut hal tersebut dicap antek-antek koruptor atau tidak propemberantasan korupsi.

KPK kemudian meminta bantuan presiden ketika diserang, dengan alasan ada pelemahan terhadap institusi KPK. Fahri menuding ada perlindungan spesial terhadap KPK.

“Ujung-ujungnya KPK datang ke presiden lobi-lobi, dan meminta presiden untuk mengatakan jangan ganggu-ganggu KPK. Tanpa disadari sebetulnya presiden telah diseret untuk intervensi terhadap pelanggaran hukum,” kata Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Selasa (14/11).

Wakil Ketua DPR RI ini mengingatkan Presiden Jokowi agar tidak melakukan intervensi atau mau diintervensi dalam masalah KPK. Fahri menyinggung intervensi KPK dalam pemilihan menteri kabinet Jokowi sehingga pemerintah tidak bisa menggunakan hak pregoratifnya. Menurut Fahri, tindakan ini bukan hanya intervensi, tapi juga abuse of power.(Republika)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan Kepala Desa se-Kalimantan Barat untuk berhati-hati dalam penggunaan dana desa serta harus genah dalam pelaporan sehingga tidak...
Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

TABALONG, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan membahas rencana teknik terinci bandar udara Warukin sebagai persiapan pengoperasian pada 4 Desember 2017. Asisten Bidang...
Program 1 Juta Rumah di Landak

Program 1 Juta Rumah di Landak

LANDAK – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa meletakan batu pertama pembangunan program satu juta rumah yang berlokasi di daerah Ilong, Kecamatan Ngabang, Kabupaten...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *