Frederika Perjuangkan Bank Darah di Kalbar

Ketua PMI Kalbar Frederika Cornelis, S.Pd bersama Kadis Perhubungan Provinsi Kalbar Antoni meninjau langsung peserta Donor Darah dalam rangka Menyambut HUT PMI Ke 71 dan Hari perhubungan Nasional Tahun 2016 di aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, (15/09).(Humas)

PONTIANAK – Proses yang terjadi di laboratorium untuk memastikan bahwa darah atau produk darah yang disumbangkan aman sebelum digunakan untuk transfusi darah atau prosedur medis lainnya terus diupayakan PMI Provinsi Kalimantan Barat melalui upaya pengadaan Bank Darah, terutama di PMI Provinsi Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Provinsi Kalbar Ny. Frederika Cornelis, SPd. Disela-sela meninjau aksi donor darah di Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat. PMI Provinsi Kalbar bersama Dinas Perhubungan Prov Kalbar mengadakan aksi donor darah. (15/9), menyambut HUT PMI Ke 71 dan Hari perhubungan Nasional Tahun 2016. Kegiatan itu selain diikuti PMI Kalbar, juga oleh berbagai instansi lintas sektoral perhubungan baik darat, laut, udara.

“Walaupun saya belum lama menjabat sebagai Ketua PMI Kalbar, kedepan tentu akan diperjuangan agar PMI kalbar juga memiliki Bank Darah, ini tentunya tidak bisa dilakukan sendiri kita akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait lainnya agar apa yang di harapkan ini dapat terwujud,” ungkap Frederika.

Frederika Cornelis, juga mengatakan tahun 2016, pengumpulan darah PMI Kalbar sudah lumayan dan mengalami peningkatan, sudah mencapai 50% lebih, ini menunjukan kesadaran masyarakat mulai tumbuh. meskipun begitu, Frederika Cornelis tetap meminta kepada semua pihak untuk terus melakukan sosialiasi untuk saling peduli dan bisa membantu antar sesama dalam hal menyumbangkan darah, karena kaitan dengan darah tidak ada yang tahu kapan dan di mana akan dibutuhkan, untuk itu persiapan sangat-sangat di perlukan.

Usai meninjau para pendonor, Frederika yang juga Ketua Forikan Provinsi Kalbar itu menyempatkan diri meninjau tes sukarela terhadap penyakit HIV dan AIDS yang dilakukan oleh direktorat Jendral pencegahan dan pengendalian penyakit Kantor kesehatan pelabuhan kelas II Pontianak yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Prov Kalbar.

Saat berdialog bersama petugas dari Tim direktorat jendral pencegahan dan pengendalian penyakit Kantor kesehatan pelabuhan kelas II Pontianak, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar itu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan, ini menunjukan bahwa perhatian serius oleh pemerintah terhadap penyakit HIV dan AIDS yang ada, selain itu juga, Frederika Cornelis berharap kesadaran dari masyarakat untuk bisa bekerjasama dan memiliki jiwa sukarela untuk mau memeriksakan diri.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *