Gawai Dayak, Penghargaan Kearifan Lokal Budaya

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Cornelis membuka Pekan Gawai Dayak ke 32 di Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu (20/5).(OK/BK.com)

PONTIANAK – Dayak memiliki 405 sub suku yang berdampingan dengan Sabah Sarawak Malaysia yang saling menjaga budaya dan keharmonisan manusia serta  alam dan lingkungan.

Presiden MADN (Majelis Adat Dayak Nasional) Cornelis mengaskan Dayak juga memiliki beragam agama, dan adat istiadat sama dengan ribuan suku lainnya di Indonesia yang harus dilestarikan sepanjang masa.

Soal pelestarian ini telah dirintis lama oleh Gubernur-gubernur sebelumnya. Yang diharapkan terus dilanjutkan oleh generasi mendatang.

“Budaya ini sebagai rahmat yang diberikan Jubata kepada kita, harus kita jaga dan kita hormati serta lestarikan, demi anak cucu kita,” kata Cornelis.

Cornelis yang juga Gubernur Kalbar dalam Sambutan dengan bahasa Dayak, meminta kepada Jubata untuk selalu selamat dunia dan akherat.

Cornelis menghimbau kepada masyarakat Dayak khususnya untuk selalu menjaga keharmonisan, kerukunan serta tak lupa tetap melestarikan budaya sebagai anugerah Tuhan dan memegang teguh kejujuran.

“Kearifan lokal harus tetap dijaga dan dilestarikan, kalau bisa menularkan toleransi yang baik kepada masyarakat,” ujarnnya, yang sekaligus berterimakasih kepada tamu undangan yang mengahdiri Pekan Gawai Dayak ke 32 ini.

Gawai menurutnya merupakan wahana sekaligis wadah pelestarian budaya khususnya Dayak yang dituangkan dalam wujud sukur dalam kehidupan. “Bacuramin ka surga basengat kajubata,” ungkapnya.

Dikatakannya wujud sukur kepada Jubata atas rezeki yg berlimpah. Panen juga mengingatkan kita akan ancaman pangan dunia.

Untuk itu Cornelis menghimbau, agar tetap menjaga hutan dan lingkungan dengan harmonis. “Karena hutan sebagai paru-paru dunia, kalau tidak Kalimantan tenggelam dan suhu dunia semakin naik,” jelasnya.

Dalam Gawai Dayak ke 32 ini, Dia menapresiasi kerja panitia sebagai bentuk pengembangan budaya dan pariwisata. Selain dihimbaunya agar sumber daya manusia Dayak harus terus ditingkatkan dan berkualitas.

“Diharapkan Gawai membawa wisatawan baik lokal maupun mancangera, mampu membawa devisa dan usaha perhotelan serta restauran semakin berkembang, juga usaha- usaha lainnya yang berhubungan dengan wisata,” harapnya.

Cornelis menyampaikan pesan Presiden RI bahwa Pariwisata menjadi sektor andalan guna mendulang pendapatan pemerintah dan masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat. Karena selama 10 tahun ini perhotelan di Kalbar tumbuh subur bak jamur di musim hujan.

Untuk itu, lanjutnya, para Bupati dan Walikota diminta memperhatikan infrastruktur guna menunjang sektor Pariwisata khususnya jalan, hotel dan restauran, serta lingkungan dan kesehatan.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *