Gubernur Cornelis Biayai Penjaga Mesjid Naik Haji

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, melepas Calon Jamaah Haji asal Kalimantan Barat, di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (8/8) Arusman dan Bakhtiar merupakan calon jamaah haji yang berangkat atas pembiayaan Gubernur Kalbar Cornelis.(Team BK.com)

PONTIANAK – Arusman dan Bakhtiar masih belum percaya kalau mereka berdua bisa menunaikan rukun islam kelima tahun 2017 atas biaya Gubernur Kalimantan Barat. Hal tersebut dikemukakan Kepala Biro Kesra Provinsi Kalimantan Barat Mahmudah, ketika mendampingi kedua pria tersebut bertemu Gubernur Cornelis, di Rumah Dinasnya, Selasa (8/8), sesaat sebelum pelepasan Jamaah Calon Haji Kalimantan Barat, musim haji 1438 H/2017 M.

Bakhtiar (41) asal Ngabang Kabupaten Landak, sangat berterima kasih dan bersyukur atas kesempatan naik haji yang diberikan Gubernur Cornelis yang notabene beliau non Muslim, “Saya seperti bermimpi dapat dinaikan haji, mungkin ini jalan Allah melalui Gubernur agar saya dapat melaksanakan rukun Islam kelima, terima kasih atas kebaikan beliau hanya Allah yang dapat membalasnya.” ujar Bakhtiar.

Lain cerita dengan Arusman (41), sang penjaga Mesjid Maulidiyah Jalan Danau Sentarum Pontianak, dirinya tak henti-hentinya mengucapkan syukur, karena ini menurutnya sesuatu yang luar biasa bagi dirinya. Pria berjenggot ini tidak bisa berkata apa-apa selain mengucapkan terima kasih kepada Cornelis, karena sudah diberi kesempatan untuk berangkat haji, “Ini terasa seperti mimpi bagi saya sehingga tanpa disangka-sangka saya bisa berangkat, dengan difasilitasi oleh Bapak Gubernur Cornelis,” ujar Arusman berkaca-kaca. Dirinya juga berharap Gubernur Cornelis diberikan kesehatan dan bisa menyelesaikan amanah yang beberapa bulan lagi akan berakhir.

Gubernur Cornelis dalam sambutannya mengingatkan masalah paspor jangan sampai hilang jangan sampai kemana paspor kemana kita karena paspor itu nyawa. Selain itu dalam rombongan jangan sampai terpisah. “Karena kita dari kampung lurus lurus saja karena mau naik haji tidak ada pikiran macam macam, lalu dititip bungkusan ternyata bom atau narkoba. Yang bgini begini tidak usah dilayani. Ingat itu barang barang berbahaya orang mau mencelakakan kita.” Ujar Cornelis.

Mantan Bupati Landak itu juga mengingatkan agar jamaah haji menJaga kesehatan, karena disana berat. “Tetap dalam rombongan. Kita ini kecil-kecil. Jangan berpisah dari rombongan.

Kita berdoa disini, sampai di sana selamat, kembali ke indonesia aman selamat.” Tambah Cornelis lagi.Kemudian orang nomor satu di Kalbar itu meminta saudara saudara berdoa dalam hati masing masing agar Kalbar ini aman tenteram gemah ripah loh jinawi. Karena kalbar sebentar lagi pilkada. Macam macam isu yang dimainkan pemain politik. “Saya juga berdoa agar jamaah haji kita sehat walafiat.” Kata Mantan Camat Menjalin itu.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kalbar Mahmudah mengatakan, “Kita sudah menetapkan enam kali keberangkatan jemaah haji asal Kalbar, dimana untuk keberangkatan pertama yang akan diberangkatkan adalah kloter 11, 12 dan 13. Kemudian, keberangkatan kedua, kloter 14, 15 dan 16,” kata  ujarnya.

Dia menjelaskan, sama seperti tahun sebelumnya Kalbar memiliki enam kloter untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Dari Pontianak menuju Batam tanggal  9 Agustus 2017 dan keberangkatan terakhir tanggal 14 Agustus 2017. Kemudian, waktu kembali jemaah, tiba di Batam tanggal 18 September 2017 dan tanggal 19 September 2017 tiba di Pontianak,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan untuk keberangkatan jamaah haji tersebut, termasuk mengecek paspor jemaah calon haji.

“Saat ini yang sudah dipegang sekitar 1.720 paspor, selebihnya dalam proses visa di Jakarta. Kita yakin, mendekati hari keberangkatan semuanya sudah tuntas, karena pada H-4 keseluruhan paspor dibawa ke Batam, sebelum para jemaah terbang di Mekkah,” katanya.

Ia menambahkan data terakhir jemaah asal kalbar berkurang sebanyak dua orang dari jumlah awal. Dari 2.527 menjadi 2.523 jemaah. Pengurangan itu karena ada jemaah haji yang mutasi ke luar daerah dengan berbagai alasan.

“Salah satu alasannya pindah tugas. Keluarnya delapan dan masuk enam, jadi seharusnya 2.527 menjadi 2.523, tapi jika bisa dikejar, Insya Allah jumlahnya tetap sama.” Demikian Mahmudah menjelaskan.

Pada pelepasan Jamaah Haji di Pendopo Gubernur, hadir Bupati Landak dr, karolin Margret Natasa, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi KAlbar Ny. Frederika Cornelis, Danlantamal XII, SKPD Prvinsi Kalbar, yang mewakili Bupati dan Walikota se Kalbar, serta tau undangan lainnya.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *