Harga Daging Babi di Pontianak Mahal

Ilustrasi

PONTIANAK – Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat Abdul Manaf mengatakan, saat ini terjadi kenaikan harga daging babi di wilayah itu karena stok siap potong berkurang.

“Untuk kenaikan harga daging babi ini sudah terjadi beberapa bulan lalu, dimana penyebabnya karena stok babi siap potong berkurang. Hal inilah yang membuat harga babi melonjak naik sampai sekarang,” kata Manaf di Pontianak, kemarin.

Menurutnya, peternak sengaja mengurangi stok karena beberapa bulan lalu harga babi sempat anjlok. Kendati demikian ia memprediksi harga akan kembali normal saat bulan Agustus mendatang.

Untuk harga daging babi di kota Pontianak, saat ini dari Rp65 ribu perkilo, kini bisa mencapai Rp100 ribu perkilo. Namun harga terakhir yang diperoleh sekitar Rp85 ribu perkilo.

Manaf menjelaskan, untuk kebutuhan daging babi di Kalbar sebanyak 23.165 ton pertahunnya. Saat ini, Kalbar sudah swasembada daging babi dan selama ini Kalbar bisa mengirimkan daging babinya hingga ke Jakarta.

Namun, pada momen-momen tertentu permintaan daging bagi bisa meningkat dari 10 hingga 20 persen. Seperti Natal dan Tahun Baru, tapi semua itu masih bisa dipenuhi dari peternak lokal.

Jesica, salah seorang warga Parit Pangeran, kota Pontianak juga mengeluhkan harga daging babi yang masih tinggi sampai saat ini. Ia menyebutkan untuk harga daging babi tanpa lemak Rp85 ribu perkilo. Kemudian daging Samcian atau daging campur lemak Rp80 ribu perkilonya.

Kenaikan inipun, lanjut dia, sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. “Biasanya beli hanya Rp65 ribu, tapi sekarang bisa Rp85 ribu dan saya biasanya beli di Pasar Flamboyan,” tuturnya.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *