Harga Sembako di Sintang Merangkak Naik

sembako stg

Sembako

SINTANG – Menjelang bulan Ramadhan 1437 H, harga beras di Kabupaten Sintang, Kalbar masih terbilang stabil. Sementara sejumlah barang Sembilan Bahan Pokok (Sembako) lainnya terdapat kenaikan yang fluktuatif.

Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang, Titus mengungkapkan saat ini terjadi kenaikan harga sejumlah barang sembako di Kabupaten Sintang. Alasan kenaikan barang sembako tersebut dikarenakan banyak hal, salah satunya kurangnya ketersediaan barang.

“Sampai Minggu ke empat ini, sejumlah barang memang mengalami kenaikan barang, seperti gula pasir yang tadinya Rp 15.000,- per kilogram naik menjadi Rp 16.000,- per kilogram, daging sapi dari Rp 135.000,- per kilogram menjadi Rp 140.000,- per kilogram, daging ayam Rp 30.000,- per kilogram menjadi Rp 40.000,- per kilogram, cabai rawit merah Rp 42.500,- per kilogram menjadi Rp 45.000,- per kilogram dan sejumlah barang lainnya. Tapi tak semua barang sembako yang mengalami kenaikan, seperti beras, tepung terigu, dan minyak hingga saat ini harganya masih stabil,” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/5).

Ia mengatakan pihaknya akan terus memantau kenaikan harga di pasar dan di sejumlah tempat. Jika masih mengalami kenaikan yang cukup signifikan maka pihaknya akan turun ke lapangan untuk

“Harga barang yang naik ini dikarenakan beberapa faktor misalnya kurangnya ketersediaan barang tapi ada juga beberapa barang yang stoknya memang ada tapi harga tetap naik mungkin dikarenakan daya beli masyarakat yang cukup tinggi,” tukasnya.

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *