Infrastruktur Perhubungan di Kalbar Jauh dari Mumpuni

hut-perhub

Gubernur Cornelis pada Hari Perhubungan di Pontianak, Kalbar, Senin (19/9).

PONTIANAK –  Sektor perhubungan menjadi salah satu kebutuhan vital masyarakat Kalbar, yang memiliki luas wilayah tiga kali dari pulau Jawa. Namun keterbatasan infrastruktur, sarana prasarana perhubungan di Kalbar masih sangat menonjol, baik di darat, laut dan udara.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, hari ini, Senin (19/9) saat menjadi Inspektur upacara Hari Perhubungan Nasional 2016 di halaman Kantor Walikota Pontianak.

Dikatakannya, sektor perhubungan darat misalnya, di Kalbar tentu sangat berbeda dengan wilayah lain.

Selain itu, kata dia, faktor terpenting adalah menjamin keselamatan penumpang yang menggunakan jasa transportasi, “dengan memaksimalkan kinerja aparatur di dinas perhubungan sehingga mampu mengantisipasi hal teknis yang biasa terjadi saat operasional transportasi berlangsung,” ujarnya.

Kepala dinas perhubungan, telekomunikasi dan informatika (Dishubkominfo) Kalbar Anthony S. Runtu,  menjelaskan, peningkatan pelayanan akan dilakukan khususnya pada faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa transfortasi di kalbar.

Kepala Dishubkominfo Kalbar Anthony menyebutkan, peringatan kepada penyedia jasa angkutan yang lalai dalam menyediakan fasilitas keselamatan untuk penumpangnya, sudah dilakukan pemerintah.

Bahkan, jika teguran tersebut tidak diindahkan oleh penyedia jasa, maka pemerintah akan mencabut izin perusahaan bersangkutan, sehingga membawa efek jera kepada perusahaan lain yang belum serius melayani penumpangnya.

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *