Invensi Semen Silika dari Yahuut Indonesia

Semen Yahuut.

JAKARTA – PT Yahuut Indonesia adalah perusahaan Indonesia yang telah membuat langkah yang berani dalam mengembangkan dan memproduksi Semen berbasis silika dengan merek dagang Yahuut®.

PT Yahuut Indonesia memulai proses R & D pada bulan September 2015 dan telah melewati proses yang panjang diawali dari pengembangan mesin prototipe, pengembangan formulasi uji coba produk hingga proses pra produksi. Pada September 2016, akhirnya Yahuut Indonesia mampu mencapai target dan memperoleh keberhasilan dalam Pra produksi uji coba Semen berbasis silika.

Pada November 2016, kami telah menguji produk Semen Silika dengan uji Compressive Strength dan Activity Index di PT Sucofindo Indonesia dan hasil yang diperoleh sesuai dengan standar ASTM C150 dan ASTM C618, hal ini menjadikan mimpi perusahaan menjadi kenyataan.

Kuarsa atau silika adalah salah satu mineral dengan structural yang kuat dan utuh, hanya Topaz, Korundum dan Diamond yang memiliki kekuatan struktur di atas silika. Industri yang menggunakan Silika membutuhkan kekuatan ketahanan tekanan yang berbeda, ini biasanya diukur dengan menggunakan skala kekerasan Mohs, Silika berada di skala 7 dengan kekerasan absolut 100. Selain itu, silika memiliki daya tahan panas tinggi karena titik lebur pasir kuarsa berada pada suhu ± 1.7000C. Namun, sayangnya pasir silika belum umum diolah menjadi barang-­- barang berkualitas.

Produk utama Yahuut Indonesia adalah Semen berbahan dasar pasir silika dengan perbandingan komposisi penggunaan silika yang lebih besar. Semen silika menggunakan silika dengan kemurnian >97% dan tingkat keputihan butiran 87% lebih putih dibandingkan semen pada umumnya. Dengan formula baru ini, semen berbasis silika lebih homogen sehingga memiliki daya tahan lebih terhadap cuaca dan mempunyai daya kuat tekan yang besar dibandingkan semen biasa di pasaran. Perusahaan ingin Semen silika menjadi produk yang sangat dicari dan dapat digunakan untuk pembangunan jalan, interior dan konstruksi bangunan berkualitas dan mengutamakan kualitas serta kebersihan.

PT Yahuut Indonesia juga memanfaatkan salah satu perusahaan subsidiary (perusahaan penambangan pasir silika) untuk memasok bahan baku pembuatan Semen Silika yang berkualitas unggul dan konsisten, atau yang biasa disebut sebagai system Integrasi Vertikal. Hal ini memungkinkan perusahaan dapat mengendalikan biaya dan penyediaan bahan baku jangka panjang, supaya nilai kualitas yang dihasilkan konsisten. Selain itu perusahaan dapat mencegah ketidak stabilan harga bahan baku, sehingga akan mengurangi faktor resiko, dimana salah satunya adalah resiko jangka panjang yang tak terduga.

Dengan kolaborasi dua perusahaan, maka Yahuut Indonesia optimis dapat membawa produk ini ke kancah nasional dan internasional, tentunya melalui upaya kolaboratif serta mampu menjadi pioneer dalam industri produk semen berbasis silika. Semen Yahuut berpeluang untuk menguasai pangsa pasar semen silika di Indonesia, selanjutnya dalam penggunaan cost yang efektif menjadikan semen Yahuut pilihan utama dalam industry konstruksi.

Indonesia bersama dengan negara-­-negara ekonomi ASEAN saat ini menjadi perhatian World Economic Power. Negara-­-negara ASEAN yang tergabung dalam MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) tengah memprioritaskan pengembangan infrastruktur dan industry manufaktur yang sudah sepatutnya menggunakan bahan baku berkualitas tinggi. Saat ini Yahuut berada dalam posisi yang bagus untuk dapat mengambil kesempatan yang lebih besar dengan memanfaatkan kehadiran Semen Silika di Industri Konstruksi. Perusahaan percaya bahwa melalui kerja keras dan terus berinovasi, maka merek dagang Yahuut? Semen Silika akan menjadi top of mind dalam dunia konstruksi.

Bulan April 2017 nanti, perusahaan akan mulai mendistribusikan sampel semen silika (ukuran 5-­-10 kg/bag) yang bertujuan untuk dapat di evaluasi oleh mitra kerja strategis dan klien – klien potensial.

Sebagai informasi, pada Desember 2016 Hak Paten atas formula semen silika Yahuut, dan merek dagang Yahuut® sudah terdaftar pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I.(OK)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *