Jokowi-Cornelis Dwi Tunggal Pembangunan di Kalbar

Presiden Jokowi dan Gubernur Kalbar dalan suatu kesempatan meninjau pembangunan bandara Supadio di Pontianak, Kalbar.(Team BK.com)

Bukan rahasia umum, bagaimana kedekatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Kalimantan Barat. Sejak dilantik sebagai presiden RI 2014, Jokowi kerap menjadikan Kalbar pilihan utama untuk dikunjungi. Tercatat sudah 7 kali kunjungan kerja ke Kalbar sejak 2014.

Info yang beradar, kadang kedatangan orang nomor satu di Indonesia, ke Kalbar hanya hitungan hari saja, tidak seperti presiden-presiden sebelumnya yang sudah terjadwal enam bulan ke depan.

“Pak Presiden terkadang membuat keputusan untuk datang ke Kalbar itu dua hari saja,” ujar narasumber yang dekat dengan Presiden Jokowi.

Jadi tidaklah aneh, bila JKWVlog yang bikin heboh se isi dunia maya, dimana Presiden Jokowi mengungkapkan pembangunan jalur Putussibau ke Nanga Badau di Kalimantan Barat sepanjang 170 kilometer. “Saya berkunjung ke sana bulan lalu. Sebagian jalannya memang masih berupa tanah yang dikeraskan. Insya Allah, paling lambat awal tahun 2018, semuanya telah diaspal,” ujar Presiden Jokowi di JKWVLOG dan diposting di akun resmi fanspage Facebooknya @Jokowi

Mengapa dibilang tidak aneh, karena Presiden Jokowi memang memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan Kalbar. Rupa-rupanya tak bisa dilepaskan dari sosok orang nomor satu di Kalbar, siapa lagi kalau bukan Cornelis M.H. Sebagai seorang gubernur, Cornelis tahu betul gaya kepemimpinan Presiden Jokowi yang terkenal dengan slogannya kerja, kerja, kerja.

Tercatat, Januari 2015, pertama kali Jokowi datang ke Kalbar untuk meresmikan Masjid Raya Mujahidin di Kota Pontianak. Setelah itu, Jokowi bergerak ke Desa Ngarak, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, untuk berdialog dengan petani setempat dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan irigasi di areal persawahan yang ada di desa tersebut.

Selang sehari kemudian, Presiden Jokowi meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau. disini, Jokowi menyebut kompleks perkantoran di batas negara itu mirip kandang kambing dan berjanji akan membangun PLBN dalam dua tahun.

Selain PLBN Entikong, Jokowi juga memerintahkan kementerian PUPR membangun dua PLBN lainnya, yaitu PLBN Aruk di Kabupaten Sambas dan PLBN Badau di Kabupaten Kapuas Hulu.

Selang delapan bulan kemudian, tepatnya di bulan Agustus, Jokowi kembali mengunjungi Kalbar dalam rangka peringatan HUT Ke-70 RI yang dikemas dalam rangkaian kegiatan Karnaval Khatulistiwa di Pontianak, Sabtu (22/8/2015).

Minggunya, Jokowi menyempatkan diri meninjau lokasi bekas kebakaran di Pasar Tengah, yang terbakar hebat pada Jumat (21/8/2015) malam, sesaat setelah Jokowi tiba di Kalbar.

Memasuki tahun 2016, Jokowi kembali ke Kalbar, 22 Maret 2017, meresmikan Jembatan Pak Kasih di Kecamatan Tayan, Kabupaten Sanggau. Jembatan terpanjang di Pulau Kalimantan dan membentang di atas Sungai Kapuas dengan total panjang 1.650 meter dengan total anggaran pembangunan Rp1,028 triliun.

Di bulan Juni, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan proyek pembangkit listrik mobile power plant (MPP) 4 x 25 megawatt di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (2/6/2016).

Pembangunan PLTU tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak 8 tahun yang lalu pada masa pemerintahan Presiden SBY dengan kapasitas 2×50 megawatt dan nilai proyek mencapai Rp 1,5 triliun. Namun proyek itu mangkrak di tengah jalan. Pembangunan MPP 4×25 MW ini merupakan bagian dari program nasional 35.000 MW di sejumlah daerah di Indonesia.

Di bulan Oktober, Jokowi mengunjungi Kabupaten Kayong Utara dalam agenda Sail Selat Karimata di Pantai Pulau Datok, Sukadana. Sekaligus, meresmikan Mesjid Oesman Al Khair yang terletak di tepi pantai.

Jokowi kembali menyambangi PLBN Entikong pada Rabu, 21 Desember 2016. Kedatangannya saat itu adalah untuk menepati janji dua tahun sebelumnya yang akan membangun PLBN Entikong. Wajah Entikong pun berubah drastis dan jauh lebih megah dari bangunan dengan fungsi yang sama milik Malaysia di Tebedu, Sarawak.

Kunjungan ke tujuh Presiden Jokowi ke Kalbar dilakukan pada Maret 2017 lalu, dalam rangka meresmikan dua PLBN, yaknin Badau dan Aruk.

Kedekatan Orang nomor satu di Indonesia dan orang nomor satu di Kalbar, Jokowi dan Cornelis, tak ubahnya Dwi Tunggal Pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat Kalbar.(*)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *