Kalsel Catat 472.125 Usaha Nonpertanian

Ilustrasi

BANJARBARU – Badan Pusat Statistik mencatat jumlah usaha/perusahaan nonpertanian di Kalimantan Selatan sebanyak 472.125 usaha yang diperoleh dari hasil sensus ekonomi tahun 2016.
“Jumlah usaha mengalami kenaikan sebesar 19,91 persen dibanding sensus ekonomi tahun 2006 atau sepuluh tahun silam,” ujar Kepala BPS Kalsel Diah Utami di Kota Banjarbaru, Rabu.

Ia menyebutkan angka itu sesuai hasil pendataan sensus ekonomi tahun 2016 yang dilaksanakan pada 1-31 Mei 2016 dan hasilnya diluncurkan kepada para pemangku kepentingan di provinsi itu.

Menurut dia, jumlah usaha sebanyak 472.125 terdiri dari usaha mikro kecil sebanyak 466.222 usaha atau 98,75 persen dan usaha menengah besar yang mencapai 5.903 usaha atau 1,25 persen.

“Jumlah usaha sesuai hasil sensus ekonomi itu dikelompokan dalam 15 kategori lapangan usaha berdasarkan klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI),” kata dia.

Disebutkan, jumlah usaha menurut kategori lapangan usaha didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebanyak 228.515 usaha atau 48,40 persen dari seluruh usaha di Kalsel.

Kemudian, kategori lapangan usaha penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum sebanyak 83.327 usaha atau 17,65 persen terdiri dari 83.119 usaha mikro dan 208 usaha besar.

Selanjutnya, kategori lapangan usaha industri pengolahan sebanyak 59.592 usaha atau 12,62 persen dan 21,33 persen merupakan lapangan usaha lain baik UMK maupun UMB.

“Kategori lapangan usaha lain dibawah 3 persen seperti usaha konstruksi hanya 1,73 persen, informasi dan komunikasi 2,05 persen dan usaha pendidikan 2,59 persen,” ucapnya.

Sementara, sebaran usaha antarwilayah menunjukkan Kota Banjarmasin yang merupakan ibu kota Kalimantan Selatan paling banyak usaha, yakni 89.751 atau 19,01 persen.

Disusul Kabupaten Banjar sebanyak 66.544 usaha atau 14,09 persen, Hulu Sungai Utara sebanyak 43.077 usaha, dan sisanya tersebar pada sepuluh kota dan kabupaten lain di provinsi itu.

“Data yang dihasilkan melalui SE ini merupakan gambaran aktual ekonomi Kalsel di seluruh lapangan usaha kecuali pertanian dan datanya sangat berguna untuk perencanaan pembangunan,” katanya.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *