Kaltara Di Didorong Jadi Pengekspor Listrik

Ilustrasi

JAKARTA – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi pengekspor listrik. Kaltara dinilai punya potensi besar mengekspor listrik ke negara-negara tetangga.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, Kaltara punya kekayaan energi yang cukup besar. Kekayaan energi itu harus bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menambah pendapatan negara dengan mengekspor listrik. “Saya yakin dalam beberapa tahun ke depan Kalimantan Utara mampu mengekspor listrik,“ kata Bambang, Kamis (6/4).

Rencana menjadikan Kaltara sebagai penghasil dan pengekspor listrik telah dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara (Musrenbangprov Kaltara) untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2018 di Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (5/4).

Dalam Musrenbang yang mengangkat tema “Mempercepat Pembangunan Ekonomi Kalimantan Utara Didukung oleh Infrastruktur yang Memadai”, Bambang berpesan kepada Pemprov dan masyarakat Kaltara untuk mengubah paradigma pembangunan jika ingin mewujudkan target menjadi provinsi pengekspor listrik.

Bambang menambahkan, sebagai provinsi baru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara harus mendorong terjadinya lompatan pembangunan. Kalau tidak melakukan lompatan pembangunan, capaian pembangunan yang diraih hanya akan biasa-biasa saja.

Pemerintah daerah. kata Bambang, harus bisa membuat berbagai kebijakan yang proinvestasi. “Pemda harus menyederhanakan regulasi yang berbelit atau menyediakan berbagai fasilitas yang mempermudah investor masuk,” ujar dia.

Bambang juga mengingatkan agar perencanaan pembangunan diperkuat dengan menyusun proyek prioritas pembangunan hingga satuan tiga. Tujuannya untuk memastikan perencanaan berjalan baik dan sedetail mungkin.

“Yang tak kalah penting adanya integrasi sumber pendanaan, baik yang bersumber dari swasta, BUMN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), APBN, dan tentunya APBD,” ujar dia.(Rep)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *