Kapolres Baru Pulpis Prioritaskan Karhutla dan PETI

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono bersama Kapolres sebelumnya AKBP Budi Satria Nasution melakukan salam komando dalam acara kenal pamit sebagai bentuk kesiapan keduanya menjalankan tugas di tempat baru.(Ant)

PULANG PISAU – Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono SIK MH mengatakan masalah kebakaran hutan dan lahan, serta penambangan liar tanpa izin atau PETI menjadi perhatian dan prioritas, selain meneruskan berbagai program yang ditinggalkan Kapolres sebelumnya AKBP Budi Satria Nasution SIK.

“Untuk penanganan PETI ini tidak bisa dilakukan oleh polisi tanpa melibatkan pihak terkait lainnya, serta pemerintah setempat,” kata Dedy di Mapolres Pulang Pisau, Jumat.

Dalam waktu dekat, dirinya akan meminta anggota untuk melakukan pendataan, daerah mana saja yang terdapat penambangan tanpa izin tersebut dan berapa banyak jumlahnya. Dari data ini, nantinya akan melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir. Langkah awal dengan tindakan preventif atau pencegahan.

Apabila, kata Dedy, langkah preventif tidak bisa menanggulangi masalah PETI, mau tidak mau upaya hukum akan ditempuh. Apapun, terkait penambangan liar tanpa izin tidak bisa dibenarkan dan tetap melanggar hukum.

Selain itu visi dan misi yang dilakukan Dedy selama bertugas adalah pengungkapan tindak kriminal yang lebih baik di wilayah hukum Polres setempat. Namun tindak pidana yang ada didaerah setempat dinilainya relatif kecil dibanding daerah lain. Namun masalah yang cukup besar adalah bagaimana menekan kebakaran hutan dan lahan.

Diperkirakan puncak musim kemarau di daerah setempat dimulai pada bulan Juni mendatang, sehingga anggota di tingkat Polres maupun Polsek harus siap dan siaga untuk menghadapi hal itu. Jika ada tanda-tanda titik api maka harus segera berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk segera melakukan penanganan.

Dalam acara pisah sambut dilakukan AKBP Budi Satria Nasution SIK yang kini menjalankan tugas baru sebagai Wadir Intelkam Polda Kalteng, perasaan haru juga mengiringi pelepasan pria yang sudah menjalankan tugas hampir 2 tahun 6 bulan di Polres Pulang Pisau ini. Bagi kalangan media yang bertugas di daerah setempat, sosok Budi Satria Nasution dinilai mudah dalam berkoordinasi yang selalu terbuka memberikan informasi apabila terjadi tindak kriminal.

Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo yang hadir berharap Kapolres lama dan Kapolres baru bisa sama-sama mengawal pembangunan di daerah setempat. Percepatan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas untuk mempermudah akses menuju daerah-daerah terpencil. Koordinasi maupun kerjasama dengan Polres setempat, tidak lain untuk bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *