Karolin: Jangan Remehkan Bahaya Narkoba

Anggota DPR RI dr. Karolin Margret Natasa memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada pelajar Sekolah menengah dan mahasiswa di Ngabang, Kamis (11/8).(Ist)

LANDAK – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Landak mengadakan penyuluhan pencegahan rujukan narkoba dan penyuluhan program wajib lapor bagi masyarakat di Kabupaten Landak, Kamis (11/08) di Aula Kantor Bupati Landak.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, dr. karolin Margret Natasa, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Drs. M. Junaidi, M.Si, Wakil Bupati Landak, Herculanus Heriadi, SE Ketua DPRD Kab Landak, Heri Saman, SH, MH, Kepala SKPD Kab Landak, Para Pelajar SMU di Landak, Praktisi Pendidikan, Mahasiswa STKIP Pamane Talino, Tokoh Masyarakat, serta Siswa-siswi SMA se Kota Ngabang.

Karolin menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi menyangkut penyalahgunaan obat-obat terlarang tidak bisa dianggap enteng. Pada tahun 2015 setidaknya terdapat 40 – 50 orang yang meninggal akibat Napza. Pemerintah Indonesia secara politik, tegas terhadap tindakan penyalahgunaan narkoba tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan Hukuman Mati yang dijatuhkan kepada terpidana kasus narkoba. “Baru-baru ini kita mendengar dan menyaksikan melalui media baik cetak maupun elektronik, Eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba jilid III telah dilaksanakan. Ini membuktikan bahwa Pemerintah Indonesia serius terhadap permasalahan bahaya narkotika”, ujar karolin.

Langkah preventif perlu dilakukan oleh semua pihak mengingat bahwa peredaran narkotika saat ini bukan hanya mengarah pada kalangan orang dewasa dan remaja saja tetapi telah sampai di kalangan anak-anak bahkan balita. Dalam menyikapi hal tersebut, karolin menegaskan bahwa peran keluarga sangat strategis dalam membentengi anggota keluarga dari prilaku penyalahgunaan narkotika. Keluarga harus peka terhadap perubahan prilaku anggota keluarga. “Langkah awal pencegahan terhadap narkoba dimulai dari keluarga.

Keluarga itu harus peka terhadap perubahan prilaku dari anggota keluarganya sendiri. Bangun komunikasi yang baik antar anggota keluarga, jangan jadi orang tua sibuk ngurus kerjaan, anak-anak tak dilihat pergaulannya. Kalau udah ketahuan adanya perubahan prilaku dari anggota keluarga kita, cepat lapor untuk segera direhabilitasi”. Papar Karolin.

Perempuan yang pernah bertugas sebagai dokter di Puskesmas Mandor ini berpesan kepada para pelajar agar mampu membentengi diri dari penyalahan Napza tersebut dengan melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Gubernur Kalimantan Barat melalui sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menyiapkan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang menjadi tempat rujukan bagi para korban penyalahgunaan narkoba.

Tugas institusi ini adalah memberikan pelayanan rehabilitas sosial dan fasilitas bimbingan lanjut untuk korban yang telah dinyatakan pulih. IPWL dijalankan oleh tenaga profesional yang telah didiklat oleh Kementerian Sosial. Seperti, Pekerja Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial dan Konselor Adiksi yang telah dibekali standar kompetensi internasional dari Colombo Plan, lewat sertifikasi International Certified Adiiction Counselor (ICAC).

Gubernur mengharapkan kepada masyarakat agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah semaksimal mungkin guna menekan jumlah pecandu narkotika.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *