Konghucu Harus Peduli dengan Negara

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH membuka Rakor Agama Konghucu di Gajahmada Navara Hotel Pontianak, Jumat (29/4).(HC)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Cornelis MH pada  Rapat Koordinasi organisasi dan agama Konghucu, di Gajahmada Navara Hotel Pontianak, Jumat (29/4), mengatakan, umat Konghucu di Kalbar harus peduli terhadap urusan negara, “mengutif J.F. Kennedy Presiden Amerika Serikat, jangan tanya apa yang negara berikan ke anda, tapi tanya apa yang anda berikan pada negara,’ terang Cornelis.

Menurut orang nomor satu di Kalbar itu,  negara menuntut  semua warga negara Indonesia  untuk sadar tertib administrasi kependudukan seperti KTP, catatan pernikahan, “jangan takut-takut lagi untuk mengurus administrasi pencatatan sipil, karena sudah diberi hak yang sama sebagai warga negara. Jaga adat istiadat, saling menghormati antar agama,” kata Cornelis.

Untuk itu, masyarakat Konghucu agar menggunakan hak asasi yang diberikan negara, demikian juga dengan pernikahan harus dicatat, “UU nomor 1 tahun 74, setiap pernikahan yang dilakukan WNI wajib dicatat, di setiap agamakan ada petugas yang dilatih untuk mencatat pernikahan,” ujarnya.

Orang Tionghoa juga dihimbau, yang pelihara anjing agar dijaga kesehatannya jangan sampai terkena rabies, “tolong divaksin, yang sudah terkena rabies supaya dibunuh, jika tidak bisa membunuh binatang tersebut agar langsung meminta aparat kepolisian, demikian juga dengan babi yang luka akibat kelelawar, ada virus yang berbahaya yang tidak mati ketika dipanaskan pada suhu di atas 100 derajat celcius,”

Cornelis juga berpesan orang yang datang tapi tidak dikenal supaya diwaspadai, karena bisa saja berubah menjadi penjahat, “Kalbar ini daerah ternyaman, jika menemukan supaya dilaporkan ke ketua RT, ini sebagai upaya mewaspadai kelompok teroris, jika ada segera dilaporkan, demikian juga bahaya narkoba supaya sama-sama diantisipasi,” terang Cornelis.

Kepala Biro kesejahteraan sosial Setda Provinsi Kalbar Mahmudah, mengatakan, rapat koordinasi ini dimaksudkan,  salah satunya mensinergi kebijakan program pembinaan keagamaan di provinsi Kalbar, meningkatkan kualitas keagamaan di Kalbar.

 

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan Kepala Desa se-Kalimantan Barat untuk berhati-hati dalam penggunaan dana desa serta harus genah dalam pelaporan sehingga tidak...
Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

TABALONG, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan membahas rencana teknik terinci bandar udara Warukin sebagai persiapan pengoperasian pada 4 Desember 2017. Asisten Bidang...
Program 1 Juta Rumah di Landak

Program 1 Juta Rumah di Landak

LANDAK – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa meletakan batu pertama pembangunan program satu juta rumah yang berlokasi di daerah Ilong, Kecamatan Ngabang, Kabupaten...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *