Mantan Bupati Landak Daftar Ke Golkar Kalbar

Mantan Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot mendaftar pada penjaringan bakal calon pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang digelar oleh DPD Partai Golkar Kalbar, periode 2018-2023.(Tribunnews)

PONTIANAK – Mantan Bupati Landak, Adrianus Asia Sidot mendaftar pada penjaringan bakal calon pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang digelar oleh DPD Partai Golkar Kalbar, periode 2018-2023.

“Saya hari ini datang ke Sekretariat DPD Gaolkar Kalbar, untuk mendaftar sebagai bakal calon gubernur Kalbar, dan mudah-mudahan bisa diusung oleh Partai Golkar,” kata Adrianus Asia Sidot seusai mendaftar di Sekretariat DPD Partai Golkar di Pontianak, Selasa.

Ia berharap, niat baiknya itu diterima oleh DPD Partai Golkar. “Semoga berkar-berkas persyaratan yang saya serahkan langsung bisa diterima, sehingga bisa lolos untuk tahapan berikutnya,” ungkapnya.

Menurut dia, keikutsertaan dirinya dalam pesta demokrasi Pilgub Kalbar dalam rangka berpartisipasi untuk membangun Kalbar lebih maju lagi.

“Saya sebagai anak bangsa tentunya ingin berpartisipasi dalam membangun Kalbar ke depannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya menyatakan siap berkoalisi dengan siapapun asal sepaham dan satu misi dalam memajukan Kalbar, yang tentunya pasangan itu, nantinya yang diusung juga oleh partai politik.

“Saya memang juga orang Golkar sejak tahun 1980-an, makanya saya mendaftar untuk diusung sebagai calon gubernur Kalbar, yang tidak lain juga kader dan sebagai orang lama,” ujarnya.

Adrianus menyampaikan visinya, yakni membangun Kalbar yang hebat dan mantap tanpa diskriminasi, dengan prioritas utama membangun SDM (sumber daya manusia).

Sementara itu, Ketua Tim Panitia Pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DPD Golkar Kalbar, Irfan Masyad menyatakan, hingga saat ini sudah empat bakal calon yang menyerahkan formulir pendaftaran, yakni Sutarmidji (Wali Kota Pontianak sekarang), Boyman Harun, Adrianus Asia Sidot (mantan Bupati Landak dua periode), dan Ria Norsan (Bupati Mempawah sekarang).

“Pendaftaran dimulai tangal 3 – 15 Juli 2017, dan Partai Golkar memiliki sembilan kursi di DPRD Kalbar, sehingga masih butuh koalisi dengan partai politik lainnya untuk memenuhi syarat minimal agar bisa mengusung dengan minimal 13 kursi,” ujarnya.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2017 Provinsi Kalimantan Timur yang disepakati pemerintah provinsi dan DPRD melalui rapat paripurna di Samarinda,...
APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

PENAJAM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2017 Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali mengalami defisit dengan kekurangannya mencapai sekitar Rp188 miliar...
Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

PALANGKARAYA – Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah, Lodewik Christopel Iban menyebut pemerintah provinsi dan pemkab/pemko Kota se-Kalteng perlu mendatangkan dan memperbanyak perusahaan karet...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *