Melanggar Izin Pinjam Pakai, PT Conch Disambangi Dishut Kalsel

pabrik-semen

Lokasi pabrik semen PT Conch South Kalimantan di Kabupaten Tabalong, Kalsel.(ist)

TABALONG – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan izin pinjam pakai kawasan hutan oleh PT Eternal Richway, salah satu sub kontraktor pabrik semen PT Conch South Kalimantan di Kabupaten Tabalong.

Kepala Bidang Pemolaan dan Pengembangan Usaha Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tabalong Nur`aini di Tanjung, dikutip Antara Rabu mengatakan, tim dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah V Banjarbaru meninjau langsung ke lokasi tambang Conch.

“Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel ingin menindaklanjuti surat penghentian kegiatan pembukaan lahan di dalam kawasan hutan untuk PT Eternal Richway karena melanggar izin pinjam pakai,” kata Nur`aini.

Peninjauan ke lokasi tambang batu gamping di Desa Saradang Kecamatan Haruai ini juga didampingi pansus dewan terkait PT Conch serta Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan setempat Aberani Aberar.

Sebagai perusahaan yang memproduksi batu gamping, PT Eternal Richway sebelumnya hanya mendapatkan izin pinjam pakai kawasan hutan seluas 5,9 hektare. Namun faktanya kegiatan pembukaan lahan juga dilakukan di luar batas izin pinjam pakai kawasan hutan.

Ketua Pansus PT Conch Kusmadi Uwis menegaskan, pihaknya sudah meminta pihak pabrik semen untuk mematuhi aturan kehutanan dengan tidak melakukan kegiatan penambangan di luar ijin pinjam pakai kawasan hutan.

“Pansus sebelumnya juga ingin melihat langsung lokasi tambang batu gamping milik PT Eternal Richway sekaligus berdialog agar pihak investor asal Tiongkok ini bisa mematuhi aturan yang berlaku,” kata Kusmadi.

Karena itu, pansus pun melibatkan pihak terkait yakni Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dan BPKH Wilayah V Banjarbaru untuk menindaklanjuti persoalan ini.

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *