Minimarket di Bali Tak Boleh Menjual Minol

IMG_20150418_103445

Pantai Kuta, Bali.(OK/BK.co)

DENPASAR – Mini market di Bali tidak lagi menjual minuman berakohol 5 persen, seperti Bir. Bali pusatnya turis manacanegara pun kecewa. Tampak di sekitar Legian, Seminyak, Sanur dan lokasi-lokasi wisata lainnya di Bali seperti minimarket Cicle K, Seven Eleven, Alfamart dan lainnya tak menjual minuman tersebut.

Turis asing kecewa, dan mereka surprise tak menemukan bir di minimarket.

Menurut Andrew turis asal Australia tak habis pikir kenapa minuman tersebut dilarang dijual di mini market. “Ini daerah wisata, kami kesini untuk wisata, kenapa minuman ┬ádilarang, kami tak akan mengunjungi Bali lagi,” katanya kesal.

Menurut penjaja toko Cicle K di Legian, mereka tak menjual bir lagi sejak adanya edaran dari pemerintah setempat.”Katanya akan dibahas lagi, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan, apakah larangan tersebut dicabut atau diteruskan, yang pasti kami belum mendapat infonya, dan minuman itu tidak kami jual,” kata Made kesal.

Pantauan BK.co, bir dan minol bisa didapat dicafe-cafe dengan harga yang lebih mahal. Di cafe rerata bir ukuran botol kecil dijual antara Rp25 – Rp35 ribu sedangkan di minimarket seharga Rp20 ribu.(OK)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *