Naik Dango, Ajang Perstauan dan Kesatuan

Pembukaan gelar budaya Gawai Naik Dango ke-XXXII oleh Gubernur Kalbar Cornelis di Landak, (27/4).(Team BK.com)

LANDAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menegaskan agar Gawai Naik Dango ke-XXXII sebagai moment untuk menjaga persatuan dan kesatuan,  karena masyarakat yang tinggal di Kalimantan Barat ini beraneka ragam suku dan agama.

“Indonesia ini dibentuk berdasarkan suku-suku, agama, yang berlandaskan ideologi pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan landasan Pancasila itu tidak bisa ditawar-tawar. Kita berkumpul di sini selain bersyukur berterima kasih kepada Jubata, (Yang Maha Kuasa), kita juga membahas masalah negara, kita berbeda-beda tetapi tetap satu Indonesia,” ujar Cornelis, ketika orasi pada pembukaan Gawai Naik Dango ke XXXII di Radakng Aya’ Ngabang, Kamis (27/4).

Kedatangan Cornelis disambut dengan tarian adat Dayak, kemudian Presiden Majelis Adat Dayak Nasional itu melakukan tradisi Pancung Buluh Muda sebelum memasuki tempat acara.

Cornelis hadir bersama Ketua Tim PKK Kalbar Frederika Cornelis, Bupati dan Wakil Bupati Landak terpilih dr. Karolin Margret Natasa-Herculanus Heriadi, Pj Bupati Landak Jakius Sinyor, Forkopimda Landak, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten, dan tamu undangan dari Sarawak Malaysia.

Naik Dango kali ini, mengambil tema, melalui Naik Dango ke XXXII tahun 2017 kita tingkatkan peran serta masyarakat adat untuk pelestarian alam lingkungan dan budaya menuju Kalimantan Barat yang bermartabat dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pembukaan Gawai Naik Dango kali ini ditampilkan juga tarian Ngantat Panompo, yakni tarian persembahan mengantar padi ke tempat penyimpanan yang dilakukan setiap kontingen perkecamatan di Tiga Kabupaten peserta yakni, Landak, Mempawah dan Kubu Raya. Pada Tarian Ngantat Panompo itu, penari yang terdiri dari tujuh laki-laki dan perempuan atau lebih, menarikan tarian Nimang Padi ada juga yang membawa persembahan.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *