Peluang Ekspor Produk Pertanian di Perbatasan

Anggota DPR RI dr. Karolin Margret Natasa, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, tanam padi tutup Tahun bersama Gubernur Kalbar Cornelis, Bupati Sanggau Paolus Hadi, serta sejumlah pejabat lainnya. Di Desa Semanget Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, Sabtu (22/10).

LANDAK – Komitmen bersama antar Pemerintah Pusat dan Daerah terhadap kesejahteraan masyarakat diperbatasan dibuktikan dengan semakin intensnya pembangunan disekitar wilayah tersebut.

Pembangunan bukan hanya bersifat fisik, tetapi upaya pemberdayaan masyarakat perbatasan terus dilaksanakan, seperti keahlian dalam bidang pertanian dengan menguasai metode Hazton, memahami siklus tanam lada bahkan bidang peternakan.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Karolin Margret Natasa saat bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP dalam rangka tanam padi bersama masyarakat di Desa Semanget Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau, (22/10).

Hadir Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, SE, Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH, Pimpinan SKPD Provinsi Kalimantan Barat, Pj. Bupati Landak, Ir. Jakius Sinyor, Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.Ip, M.Si dan Forkopimda Sanggau.

Karolin berharap agar masyarakat lebih proaktif dalam mendukung program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah. “Dari Pemerintah Pusat sudah dimulai, pemerintah Provinsi dan Kabupaten telah mendukung, faktor utamanya adalah masyarakatnya harus lebih proaktif dan mendukung program-program dari pemerintah. Ketika disalurkan bantuan, dimanfaatkanlah sebaik-baiknya, dibukakan lahan, ditanami. Apa yang di arahkan oleh Pemerintah melalui PPL, Dinas Pertanian, tolong di ikuti, karena Pemerintah berharap rakyatnya itu sejahtera. Kita ingin kesejahteraan masyarakat meningkat dari waktu ke waktu sehingga peran Negara dirasakan oleh masyarakat itu sendiri,” ungkap puteri sulung Gubernur Kalimantan Barat ini.

Menyingung tentang daya saing produk lokal terhadap produk luar negeri, Karolin optimis akan mampu bersaing dan kedepan diharapkan adanya sebuah regulasi pemasaran yang lebih mendalam.

“Kita harus optimis terhadap daya saing produk dalam negeri kita dan saya rasa peluang-peluang itu ada, tinggal bagaimana kita membuatnya menjadi sebuah regulasi yang komprehensif, dari atas hingga sampai bawah, mulai dari proses produksinya hingga bagaimana regulasi pemasarannya ke luar negeri. Banyak hal yang harus kita benahi, tetapi jika komitmen awalnya sudah ada, ini sangat baik dan harus kita lanjutkan.” ujar Dokter lulusan UniKa Atma Jaya Jakarta.

Terkait dengan image bahwa daerah perbatasan itu terkenal dengan hal-hal yang negatif seperti penyelundupan, Human Trafficking dan tindakan ilegal lainnya.

Karolin menyatakan bahwa Sejak Jaman Pemerintahan Presiden Joko Widodo, beliau berupaya agar daerah perbatasan itu tidak dikenal dengan hal-hal negatifnya saja, tetapi bagaimana dapat memanfaatkannya sebagai suatu peluang.

Di Entikong sendiri sedang dibangun Pos Lintas Batas yang lebih representatif sehingga nanti dapat diatur area perdagangan disana. Proses yang dilewati akan panjang yakni dengan melibatkan beberapa Kementerian yang terkait dan negara tetangga. Karolin menilai perlu dibentuk Tim Khusus untuk menangani masalah yang ada di Perbatasan tersebut.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *