Pembangunan di Landak Didasarkan Skala Prioritas

Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Landak. usai rapat sidang Paripurna ke 42 masa persidangan ke 1 tahun 2017 di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Kabupaten Landak, (13/11), Senin.(Team BK.com)

RAPBD Kabupaten Landak, Kalbar Tahun Anggaran 2018

LANDAK – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa sesuai dengan keinginan DPRD Kabupaten Landak, pembagunan di diarahkan kepada skala prioritas diselaraskan dengan visi dan misi Bupati Landak periode 2017 -2022.

Hal itu didasarkan pada pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Landak Tahun Anggaran 2018 dalam sidang Paripurna ke 42 masa persidangan ke 1 tahun 2017 di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Kabupaten Landak, (13/11), Senin.

Rapat dipimpin oleh Ketua DRPD Kabupaten Landak, Heri Saman bersama Wakil Pimpinan Oktapius dan Sabinus serta dihadiri oleh 22 anggota DPRD Kabupaten Landak dari jumlah keseluruhan 33 orang, Pj. Sekda Landak, Alpius, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Badan, Kepala Dinas, Sekretaris DPRD Kabupaten Landak, Inspektur, Direktur RSUD dan Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Kabupaten Landak.

Cukup banyak harapan, usulan dan himbauan dari fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Landak dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Landak tanggal 06 November 2017 yang lalu diantaranya adalah pembangunan diarahkan kepada skala prioritas sesuai dengan visi dan misi Bupati Landak periode 2017 -2022.

Bupati Karolin menjelaskan dalam rangka pencapaian efektifitas program, mengingat keterbatasan anggaran maka pengalokasian anggaran 2018 berdasarkan skala prioritas program (money follow program) yakni pendekatan penganggaran yang lebih fokus pada program atau kegiatan yang terkait langsung dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Dalam RPJMD Kabupaten Landak tahun 2017-2022, penetapan kebijakan terhadap alokasi kapasitas rill kemampuan keuangan daerah yang digunakan untuk membiayai belanja pemenuhan visi dan misi Kepala Daerah sudah masuk pada kelompok prioritas II,” tutur Karolin.

Pembangunan di Kabupaten Landak dilakukan dengan memperhatikan prinsip adanya penjaringan aspirasi dan kebutuhan masyarakat untuk melihat konsistensi dengan visi, misi dan program Kepala Daerah, memperhatikan hasil proses Musrenbang dan kesepakatan dengan masyarakat tentang prioritas pembangunan daerah, mempertimbangkan hasil Forum Multi Stakeholders (SKPD) dan memperhatikan hasil dari penyusunan Renstra SKPD yang disusun.

“Selamai ini pelaksanaan pembangunan telah memperhatikan skala prioritas dengan memperhatikan aspirasi masyarakat, perencanaan politis dan perencanaan teknokratis. Anggota DPRD diharapkan juga untuk terlibat aktif dalam mengawasi usulan tersebut sehingga ada keterpaduan/sinkronisasi dengan program pada masing-masing SKPD terkait,” tandas Bupati perempuan pertama di Landak ini.

 

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan Kepala Desa se-Kalimantan Barat untuk berhati-hati dalam penggunaan dana desa serta harus genah dalam pelaporan sehingga tidak...
Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

TABALONG, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan membahas rencana teknik terinci bandar udara Warukin sebagai persiapan pengoperasian pada 4 Desember 2017. Asisten Bidang...
Program 1 Juta Rumah di Landak

Program 1 Juta Rumah di Landak

LANDAK – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa meletakan batu pertama pembangunan program satu juta rumah yang berlokasi di daerah Ilong, Kecamatan Ngabang, Kabupaten...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *