Pemkab Landak akan Mengusulkan Alih Fungsi Hutan Lindung

Bupati Landak, Karolin Marget Natasa ketika meninjau sawah rakyat di Landak.(Team BK.com)
PONTIANAK – Pemerintah Kabupaten Landak akan mengusulkan alih fungsi hutan lindung yang ada di Desa Mandor untuk dijadikan lahan produktif, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana.
“Di Landak, ada beberapa daerah yang kawasannya masuk dalam hutan lindung, sehingga tidak bisa diberdayakan oleh masyarakat dengan maksimal. Untuk itu, kita akan mengusulkan alih fungsi kepada kementerian terkait, agar lahan yang ada bisa diberdayakan oleh masyarakat,” kata Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa di Ngabang, Senin.
Dia mencontohkan, seperti yang bisa dilihat di lapangan, saat ini pihaknya sudah melakukan pembukaan tubuh jalan pada beberapa kawasan hutan lindung, dengan berpedoman pada aturan yang ada.
“Sejak zaman ayah saya (Cornelis) menjadi bupati Landak, sudah diupayakan untuk membuka akses jalan di Dusun Kopiang, Desa Mandor ini. Namun, karena daerah ini masuk dalam kawasan hutan lindung, sehingga pemerintah daerah tidak bisa menganggarkan pembangunan jalan di daerah ini,” katanya.
Menurutnya, ini tentu menjadi dilema bagi pemerintah daerah, karena sementara masyarakat disini sudah hidup sejak ratusan tahun lalu dan mereka tidak bisa merasakan manfaat pembangunan, karena terbentur dengan aturan dan regulasi yang berlaku.
“Namun, dengan adanya program tanah objek reformasi yang dicetuskan presiden Jokowi, saya sudah memerintahkan kepada kepala desa dan camat untuk mengusulkan batas-batas desa, sehingga bisa dibuatkan SJK Bupati dan kita bisa mengusulkan kepada pemerintah pusat, agar wilayah desa ini dan penunjangnya, agar bisa dikeluarkan dari hutan lindung dan masyarakat bisa mendapatkan haknya atas tanah,” tuturnya.
Karolin menyatakan, salah satu hal yang menyebabkan daerah ini miskin, selain daerah ini terisolir, juga masyarakatnya tidak memiliki sertifikat atas tanahnya.
“Mudah-mudahan hal ini bisa mendapat respon dari peemrintah pusat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan hak mereka,” katanya.(Ant)
Share Button

Ekonomi[ View All ]

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

Gubernur Ini Ingatkan Pengunaan Dana desa

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan Kepala Desa se-Kalimantan Barat untuk berhati-hati dalam penggunaan dana desa serta harus genah dalam pelaporan sehingga tidak...
Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

Pemkab Tabalong Bahas Rencana Teknik Bandara Warukin

TABALONG, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan membahas rencana teknik terinci bandar udara Warukin sebagai persiapan pengoperasian pada 4 Desember 2017. Asisten Bidang...
Program 1 Juta Rumah di Landak

Program 1 Juta Rumah di Landak

LANDAK – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa meletakan batu pertama pembangunan program satu juta rumah yang berlokasi di daerah Ilong, Kecamatan Ngabang, Kabupaten...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *