Pengamat: Calon Lain Memiliki Peluang Sama dengan Jokowi

Joko Widodo.(Ist)

JAKARTA — Pendapat yang mengatakan bakal calon presiden memiliki peluang yang sama dengan Joko Widodo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 dinilai tepat. Hal itu dilihat dari tingkat elektabilitas Jokowi yang saat ini hanya sekitar 40 persen.

“Tepat sekali kalau ada pendapat, semua calon seperti Prabowo, Gatot, bahkan SBY memiliki peluang yang sama dengan Jokowi untuk memenangkan kompetisi Pilpres 2019,” ungkap peneliti senior dari Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap kepada Republika.co.id, Senin (9/10).

Muchtar mengalkulasi hasil survei terkait elektabilitas Jokowi yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei. Seperti hasil Litbang Kompas yang mengadakan survei berkala pada Januari Hingga April 2017. Hasil survei itu menunjukkan elektabilitas Jokowi mencapai 41,6 persen.

“Pada 14-20 Mei 2017, SMRC adakan survei opini publik. Hasil survei ini menunjukkan elektabilitas Jokowi mencapai 34,1 persen. Pada 23-30 Agustus 2017, CSIS lakukan survei, hasil survei menunjukkan elektabilitas Jokowi cukup tinggi, yakni 50,9 persen,” kata dia.

Kemudian, Muchtar melanjutkan, Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei mereka pada 14 -22 September 2017. Dari hasil survei tersebut, elektabilitas Jokowi menunjukkan angka 36,2 persen. “Namun di lain pihak SMRC mengumumkan angka lebih tinggi, yakni elektabilitas Jokowi mencapai 38,9 persen. Angka ini meningkat dibandingkan dengan hasil survei mereka sebelumnya,” jelas dia.

Ia mengatakan, dari sejumlah data elektabilitas tersebut dapat disimpulkan, terjadi penurunan elektabilitas Jokowi hingga mencapai di bawah 40 persen. Bahkan, angka tersebut mendekati 35 persen. Tingkat elektabilitas Jokowi sebelumnya, kata dia, di atas 50 persen.

“Jika ditarik rata-rata dari angka semua lembaga survei di atas, tetap mengalami penurunan, yakni rata-rata sekitiar 40 persen. Sebagai petahana, elektabilitas Jokowi kini jauh di bawah perolehan suaranya pada Pilpres 2014, yaitu di atas 50 persen,” terang dia.(Rep)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

Kebutuhan Gula Di Kalsel Anjlok

BANJARMASIN– Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalimantan Selatan Aftahuddin mengatakan Kebutuhan gula di provinsi ini anjlok dari sebelumnya 12 ribu ton per bulan menjadi hanya...
Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

Mentan Buka Hari Pangan Sedunia Di Kalbar

KUBU RAYA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peringatan hari pangan sedunia XXXVII yang digelar di Kubu Raya, Kalbar, Kamis. Peringatan hari pangan...
Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

Ibu-ibu di Balikpapan Demo Dukung Transportasi Daring

BALIKPAPAN – Ratusan ibu-ibu menggunakan kostum serba hijau dan membawa panci mendatangi gedung DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa, guna menyampaikan sikap menentang penutupan transportasi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *