Petani Minta Pemerintah Awasi Perdagangan Karet

Petani karet/ilustrasi.(Ist)

LANDAK – Turunnya harga karet di tingkat petani kembali dikeluhkan. Salah satunya dari warga Desa Sailo, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari karet.

Menurut salah seorang warga Fiktorianto, pemerintah sepatutnya memantau naik turunnya harga karet dan mengawasi kegiatan jual beli karet.

“Kami tidak minta uangĀ  pejabat. Tapi tolong pejabat pemerintah daerah mengawasi nilai jual beli karet karena itu satu-satunya komoditas utama kami,” ujar Fiktorianto baru-baru ini seperti dilansir dari Antara.

Ayah tiga anak ini menambahkan bahwa jangan sampai warga dipermainkan oleh tengkulak pembeli karet.

“Kalau pemerintah mengawasi di lapangan maka bos-bos pembeli karet tidak bisa main naik turun harga beli karet. Masa selama tiga minggu harga Rp13.000/kg, lalu tiba-tiba sekarang harga karet hanya Rp7.000/kg,” ujar Fiktorianto.

Masyarakat petani berharap pendapatan bisa seimbang dengan harga jual sembako dipasaran.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *