RI-Norwegia Fokus Dialog Bersama dan Kerjasama Antar Swasta

State Secretary Kementerian Perminyakan danEnergi Norwegia, Ingvil Smines Tybring - Gjedde (kedua dari kiri) membuka pertemuan bilateral energi RI-Norwegia di Stavanger, Norwegia, Senin (29/8/2016). Delegasi Indonesia diketuai Agus Cahyono Adi, Direktur Pengembangan Program Migas, Kementerian ESDM.(dok: KBRI Oslo)

OSLO,Norwegia – Indonesia dan Norwegia sepakat memajukan upaya-upaya memperluas kerja sama energi dan business-to-business contacts di berbagai sektor pengembangan energi. Tekad ini mengemuka dalam pertemuan bilateral energi RI-Norwegia yang berlangsung di Stavanger, Norwegia, Senin (29/8/2016).

Wakil Menteri Perminyakan dan Energi Norwegia, Ingvil Smines Tybring-Gjedde, yang membuka pertemuan ini menyatakan keinginan kuat Norwegia untuk memperluas engagement guna mendorong kerja sama energi kedua negara. Ditegaskan pula Norwegia sangat antusias untuk berbagi keahlian dan pengalamannya.

Menyambut antusiasme tersebut, Delegasi Indonesia yang diketuai Agus Cahyono Adi, Direktur Pengembangan Program Migas, Kementerian ESDM menyatakan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah dialog energi RI-Norwegia yang dierencanakan pada akhir Maret 2017.

Sektor-sektor yang akan dibahas lebih mendalam diantaranya tata kelola dan regulasi dalam eksplorasi migas, pemanfaatan teknologi CCS (Carbon Capture Storage) dan CO2 EOR (Enhanced Oil Recovery) untuk memperoleh kembali potensi minyak dari sumur-sumur tua, flaring reductiondan pengembangan energi baru dan terbarukan.

Delegasi Indonesia dalam pertemuan ini terdiri atas wakil-wakil dari Kementerian ESDM, SKK Migas, dan KBRI Oslo. Selain pertemuan bilateral, Delegasi Indonesia juga melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan Norwegia, menghadiri konferensi dan pameran migas terbesar di dunia ONS. Indonesia juga membuka anjungan dalam pameran ONS guna mempromosikan peluang investasi eksplorasi migas sejumlah wilayah di Indonesia.

Menurut Duta Besar RI Oslo, Yuwono A. Putranto dalam siaran pers yang diterima BK.co, energi merupakan salah satu bidang kerja sama kunci dalam kemitraan Indonesia dan Norwegia. Guna memberikan fokus kemitraan tersebut, Indonesia dan Norwegia menyepakati mekanisme pertemuan berkala melalui dialog di bidang energi yang digelar tiap 2 tahun. Dialog energi terakhir (ke-7) dilaksanakan di Oslo, pada tahun 2014. Dialog ini lahir dari penandatanganan MoU Kerja Sama Energi pada tahun 1995.

Pada tahun 2015, Presiden Joko Widodo dan PM Norwegia Erna Solberg bertemu di Jakarta dan berkomit menmemperluas kemitraan energi. Dalam 2 tahun terakhir, Menteri Luar Negeri RI-Norwegia menggelar Komisi Bersama Kerjasama Bilateral yang antara lain memberikan fokus pada langkah-langkah memajukan berbagai sektor kerja sama bidang energi.

 

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *