Sambut Tax Holiday Guna Menekan Biaya Ekonomi Tinggi

Gubernur Kalbar Cornelis dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalimantan Barat, Saifullah Nasution, bertukar cenderamata, usai membicarakan Tax Holiday bagi pengusaha yang akan melakukan ekspor impor di wilayah Kepabeanan Kalbar, hari ini (10/8) di Pontianak.(HC)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis menghimbau kepada para pengusaha, baik Kecil dan menengah di Kalimantan Barat agar memanfaatkan tax Holiday, untuk menghindari biaya ekonomi tinggi dalam sebuah produk Industri baik ekspor maupun impor.

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka sosialisasi Pusat Logistik Berikat dan Pusat Logistik Berikat Tata Laksana Pemasukan-Pengeluaran Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat, di Mahkota Hotel Pontianak, Rabu (10/8).

Menurut Cornelis, ini salah satu kemudahan yang dijamin pemerintah untuk membantu pengusaha baik UMKM, pemilik modal dan pelaku industri agar biaya ekonomi suatu barang industri tidak terlalu tinggi.

Kata Mantan Bupati Landak itu, kebijakan tax holiday merupakan upaya Pemerintah Joko Widodo yang merevolusi mental program pemerintah agar daerah juga diberi kepercayaan mengelola sektor pajak untuk negara.

Untuk menyongsong hal tersebut orang nomor satu di Kalbar itu sudah menandatangani usulan kepada presiden RI melalui Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kalbar terkait pengajuan 5 daerah perbatasan yakni Aruk, Jagoi Babang, Entikong, Jasa dan Badau untuk dibangun kawasan kepabeanan, sehingga pajak yang dipungut tidak ilegal. Sehingga begitu perbatasan diresmikan presiden, maka perangkat administrasi pemerintah berjalan.

“Jangan sampai ada yang mengaku paling hebat, kita sama-sama bekerja untuk rakyat, negara sudah hadir di Kalbar melalui tax holiday, jadi silakan UMKM, pemilik modal, manfaatkan dengan baik karena kesempatan tidak dua kali,” ujar Cornelis.

Karena kata Cornelis lagi, dengan berjalannya tax holiday maka pendapatan ekonomi bisa naik, ekspor impor seimbang dan kemiskinan bisa berkurang. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Barat juga kata Gubernur agar proaktif sosialisasi kepada pengusaha untuk memanfaatkan moment baik ini.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kalimantan Barat, Saifullah Nasution mengatakan, tax holiday adalah pengurangan atau penghilangan pajak penghasilan secara sementara, hal itu untuk meningkatkan ketertarikan dalam berinvestasi bagi para investor, baik untuk investor asing maupun luar negeri. Namun, biasanya tax holiday ini lebih ditujukan untuk investor asing. Negara-negara tetangga seperti Cina, Vietnam, dan Thailand telah melakukan tax holiday terhadap investasi yang masuk.

Pemerintah telah menetapkan kebijakan insentif perpajakan melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.011/2011 tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 192/PMK.011/2014. PMK tersebut pada dasarnya merupakan paket kebijakan pemberian insentif berupa tax holiday bagi industri pionir.

Ada lima sektor yang dianggap penting untuk dikembangkan di Indonesia yang dipastikan memperoleh pembebasan pajak atau insentif pajak khusus yang sebelumnya ramai diwacanakan sebagai tax holiday.

Kandidat yang layak mendapatkan fasilitas khusus ini adalah investor pada salah satu sektor tersebut yang memang menanamkan modal dalam jumlah besar dan menyedot tenaga kerja secara signifikan. Kelima sektor itu adalah logam dasar, kilang minyak, energi terbarukan, permesinan, dan industri yang terkait komunikasi.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *