Slank Dukung Orang Jujur

Abdee Negara.(OK/BK.co)

Wawancara eksklusif dengan Abdee Negara

Hampir semua rakyat Indonesia mengetahui, Joko Widodo – yang akrab disebut Jokowi adalah Presiden RI ke VII yang gemar musik Cadas – rock, untuk menikmati musik beraliran hingar bingar itu, tidak segan-segan dia bergabung dengan kaula muda beraliran punk.

Demikian pula, di saat Kampanye Pilpres Tahun 2014, Mantan Walikota Solo dan Juga Gubernur DKI Jakarta itu merangkul para pentolan musik cadas di Indonesia, salah satunya grup musik Slank. Untuk ikut mendukung selama kampanye Capres/Cawapres untuk pasangan Jokowi/JK.

Demikian petikan wawancara dengan salah satu personil Slank yang sudah lama dekat/akrab dengan Jokowi, yang kerap disapa dengan nama Abdee Negara yang akrab disapa Abdi Slank :

Peran Anda cukup kuat pada Pilpres 2014 lalu dalam mendukung kampanye Jokowi sebagai Capres, apakah ada target yang Anda incar dalam memberikan dukungan ke Jokowi saat itu :

Saya tak melihat ini sebagai suatu prestasi, alasannya sama dengan semua orang saat itu, merasa memiliki sebuah harapan untuk Indonesia lebih baik dari sebelumnya.

Ada orang yang track record-nya sangat baik, orang ini harus diberi kesempatan. Orang yang sangat berbeda tipikalnya dengan pemimpin –pemimpin kita sebelumnya, orang ini (red; Jokowi) berbeda latar belakangnya, bukan bagian dari oligarkhi, tetapi bagian dari masyarakat yang tumbuh melalui proses, karier atau prestasi, mulai dari pengusaha kemudian jadi Walikota, Gubernur dan memang cepat ya.

Artinya setelah Pilpres selesai saya melihat kemenangan ini bukan hanya keinginan masyarakat tetapi seperti ada tangan Tuhan dibalik ini semua.Saya melihat mungkin sudah saatnya Inodnesia menemukan pemimpin yang membawa Indonesia lebih baik. Mungkin kali ini Tuhan, dengan doa begitu banyak rakyat akhirnya mengabulkan doa kita. Tuhan memberikan apa yang kita inginkan, itu aja sebenarnya.

Jadi benar-benar tidak ada maksud atau target lain?

Sama sekali tak ada, tujuannya itu aja.

Apa sama dengan tujuannya Slank mendukung Jokowi?

Ya, sejak saya gabung sama Slank kira-kira 22 tahun lalu, itu karena kita punya tujuan, Slank punya tujuan, punya impian, nomor satu impian Slank ya ingin melihat Indonesia lebih baik. Jadi dari awal selalu kita ingin hidup kita lebih baik, kita ingin anak mudanya jadi lebih baik, kita ingin politik, ekonomi, sosialnya jadi lebih baik, alam Indonesia lebih baik.

Sewaktu mendukung Kampanye Pilpres ada atau tidak yang dijanjikan Jokowi saat itu?

Sebenarnya begini, dari awal kita melihat Jokowi ini akan menang, dan bukan hanya saya melihat ini, mungkin semua orang, semua orang juga berpikir begitu, bahkan lawannya berpikir Jokowi akan menang, tetapi di tengah jalan sangat gencar black campaign, dan itu membuat masyarakat jadi bingung, jadi sempat kabur, mana sebenarnya ini, karena tertutup oleh isu-isu yang gak jelas, gak kelihatan.

Sehingga angka kegamangan tinggi ya 15 persen, ini kami perhatikan ada sesuatu bahwa orang melihat Jokowi bisa jadi pemimpin, layak karena track record-nya bukan dibuat-buat. Makanya kita bikin konser, Slank dan 200 artis kita semua sepakat, kita harus melakukan sesuatu nihil, bukan keputusan Abdee Negara sendiri, ini keputusan ramai-ramai. Saya cuma mengajak aja, memberikan ide atau pemikiran bahwa ini yang terjadi sekarang. Kita harus memberikan sesuatu, dan semua setuju yuk kita bergerak, kita bantu agar orang-orang benar-benar melihat Jokowi lah yang layak jadi pemimpin. Itu yang kita lakukan, tanpa konsultasi, tanpa bicara dengan Jokowi sendiripun.

Saya hanya bicara dengan beberapa orang didalam team sukses Jokowi. Seperti Teten Masduki, Sukardi Rinakit, dan Anis Baswedan, hanya ke tiga orang ini saya sampaikan agar mengetahui untuk si dengan program kita. Saya bicara dengan Pak Jokowi itu 3 atau 2 hari sebelum konser saja, apakah bapak bersedia datang dan konsep kami seperti ini. Dia setuju. Saya masih manggil mas..inerg

Sekarang manggilnya Pak?

Ya kadang mas, kadang Pak (sembari tertawa) beliau juga manggil saya kadang mas kadang Abdee hehe..tadinya dia ragu…apakah acara konser ini bisa ramai gak ya, kata dia.

Jokowi sempat ragu ya :

Ya karena dalam waktu dekat, saya aja yang gila. Setengah artis yang bantu di konser setengahnya bantu di sosial media, lupa kalau tak salah hampir 300 artis ikut bantu.
Kapan kenal Jokowi ;
Kenal waktu beliau jadi Walikota. Pertama ketemu dia jadi Walikota Solo, kita datang di acara sepak bola, oh sorry..kita kenal baca di Koran, di majalah, ini Walikota hebat, dapat penghargaan internationalatau di Forum Walikota.

Pada saat tour masuk Solo, kita bilang sama panitia, eh kenalin donk kita sama Walikota, datanglah kita ke rumah Walikota, pengen tau cara dia berhasil memindahkan PKL-PKL tanpa sedikitpun terjadi keributan, gebuk-gebukan, sementara di Jakarta dan kota-kota lain begitu. Penasaran kan, datanglah terus kita ngobrol-ngobrol dari situ kami gali dan kemudian menangkap karakter beliau. Nah disitu saya dan teman-teman sempat ngomong, Yuk Pak pindah Jakarta Pak, jadi Gubernur Jakarta, dia jawab saya ingat banget kalimat dia, Jakarta itu persoalannya sangat kompleks, kalau disini masih muda.

Sewaktu itu apasudah ada Ormas atau Partai yang ngajukan dia sebagai Gubernur?

Belum, dan ajakan kita saat itu juga becandaan, becandaan serius, kalau ditunjuk gimana Pak bersedia gak , dia jawab kalau dikasih kerjaan ya saya kerjakan, ke dua kalinya kita nonton bola, dia sudah disitu, kita dimasukkan di VIP, disitu sudah ada pengusaha, pejabat-pejabat, begitu kita datang dia berdiri mempersilakan kita duduk di tempat duduk VIP, kita pikir dia punya tempat duduk lain, kita duduk ditempatnya dia, eh dia duduk dibawah di tangga haha (sembari tertawa).

Pernah gak ketemu, Slank mungkin yang sering ketemu banyak orang dan lapisan masyarakat seluruh Indonesia, ketemu pejabat seluruh Indonesia, dan belum pernah ketemu orang seperti Jokowi. Sebagai pemimpin.Dari situ kita menilai. Dua atau tiga tahun kemudian, hasil ngobrol-ngobrol itu, dia datang ke Potlot, kata dia, dulu kan saya di undang ke Jakarta dan saya sudah datang ke Jakarta – Dia menyalonkan jadi Gubernur.

Dia cerita bahwa saya menyalonkan jadi Gubernur, kita akan dukung, bagus Pak, tetapi tak diketahui masyarakat Slank dukung Jokowi, kita lihat survey dia tinggi, gak perlu dibantu juga dia pasti menang.

Ketika dia mencalonkan jadi Presiden, adakah sisi politis Slank mendukungJokowi, atau Jokowi memanfaatkan Slank, atau Slank memanfaatkan Jokowi?

Itu bagian dari cita-cita kita, jadi begini, Slank itu sejak 5 tahun sebelum Pilpres, Kaka dan Bim-Bim mencatat, mencari seribu orang terbaik di Indonesia, namanya List Revolusi Cinta, kalau seribu orang ini ditemukan, maka orang ini akan mampu membawa Indonesia lebih baik. Sampai Pilpres kemarin itu baru terkumpul 47 orang.Susah banget, karena begitu dapat namanya, eh dia bagus begini-begini, begitu dipilih eh ada kasus, ya terpaksa kita hapus.

Nah Bim-Bim sama Ivan baca koran lagi..ngelist lagi.. kemudian dari nama-nama itu, Top Ten nama-nama itu sekarang ada di pemerintahan, yaitu Pak Jokowi, Teten Masduki, Sukardi Winakit, Anis Baswedan. Sebelum mereka mencalonkan jadi apapun, nama-nama itu sudah ada, nama-nama itu sudah masuk di list Slank. Dan Jokowi nomor satu.

Slank buat list ini buat apa?

Kita punya impian seperti ini bahwa seribu orang bagus ini Indonesia akan besar, tanpa punya orang-orang yang track record-nya bagus, jujur, tidak korupsi, mana bisa, dan kita butuh seribu orang ajalah.

Artinya siapa sih di Indonesia yang berpikiran jernih, entah itu aktivis atau birokrat maka negara Indonesia harus berubah, sekarang sudah 70 tahun, siapa yang merubah kalau bukan kita sendiri.

Apakah juga karena pemikiran politik, karena Slank di Jaman SBY dilarang manggung ?

Begini, bukan soal pemimpinnya, banyak cara pikir kita masih belum seragam, misal cara berpikir kita melihat sampah, melihat kebersihan, melihat laut kita, sungai kita, selama ini kita melihat sungai untuk buang sampah kan itu cara pandang yang salah harus dirubah.

Namun tidak bisa dirubah begitu saja, kita memerlukan orang-orang yang punya dedikasi tinggi, berintegritas, kita harus punya pemimpin yang mampu merubah, yang berani megambil resiko, demi yang lebih baik, susah benar mecari orang-orang yang seperti tu, tanpa orang-orang seperti itu Indonesia akan begini-begini aja.

Pemikiran kita cukup sederhana, kita bukan politisi, ahli, ada yang salah, dan tidak perlu pehaman seorang professor melihat kesalahan itu, masyarakat awam pun bisa melihat, itu yang harus kita lakukan, nah harus ada orang pemimpin yang berani melakukan itu. Bukan hanya dibicarakan di meja-meja forum, tanpa ada solusi dan tindakan nyata.

Kenapa Slank memikirkan hal ini, kenapa tidak memikirkan buat album saja?

Kenapa tidak, karena pada akhirnya, musik hanya akan menjadi hiburan biasa saja, kalau kita tidak mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat buat masyarakat. Apakah bermanfaat buat keluarga saja, atau pacar, paling gak ada yang bermanfaat, kalau gak musik hanya sebatas hiburan biasa aja.

Ini mungkin bagian dari kritisi Slank ya melihat situasi keadaan di masyarakat?

Jadi begini, sejak saya istirahat dari Slank, kemarin saya dan beberapa teman-teman, ketika Pak Jokowi mencanangkan Ayo Kerja di Sabang Aceh, saya dan teman-teman berpikir keras konsep apa yang tepat menjawab ajakan Presiden tersebut, untuk orang bekerja keras orang harus punya impian, dan impiannya itu bisa memacu dia untuk bekerja keras, sehingga mewujudkan impiannya itu, Indonesia luas, kita harus punya impian bersama, impian Indonesia untuk menyatukan semua impian.

Selama ini kita punya impian sendiri-sendiri, kelompok dan daerah-daearah, dan impian itu impian kecil, kita melupakan impian besar pendahulu-pendahulu kita, makanya kemaren kita bikin namanya Ekspedisi Kapsul Waktu.
Untuk mencari Impian Indonesia 2015 – 2085, untuk 70 tahun ke depan. Ekspedisi ini sudah berjalan dari bulan September, selama 90 hari 24 ribu kilometer, dari sabang sampai Merauke. Tanggal 30 kemaren semua hasil itu kita serahkan ke Presiden, ada 238 impian dan impian-impian itu dibaca Presiden, dan dirangkumkan oleh beliau dijadikan 7 butir impian, itu yang dibacakan kemarin.

Kalau kita punya impian bersama yang dikejar, kita punya target, seluruh bangsa berpikir memiliki impian yang sama. Kita punya impian besar, kita punya target, milestone 70 tahun ke depan. Kalau tak ada ini tak ada pegangan, ini sebenarnya yang kita cari.Kita berharap pemimpin-pemimpin berikutnya melanjutkan.

BK.co mencatat ketujuh impian Jokowi itu adalah sumber daya manusia Indonesia yang kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia, dan masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya,religius,dan menjunjung nilai-nilai etika.

Selain itu, presiden juga memimpikan Indonesia menjadi pusat pendidikan, teknologi dan peradaban dunia. Impian yang sama juga dituliskan presiden untuk masyarakat dan aparatur pemerintah yang bebas dari perilaku korupsi.
Presiden juga memimpikan infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia, Indonesia menjadi negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik, dan Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

Impian Jokowi tersebut dimasukkan dalam kapsul waktu yang telah mengelilingi 34 provinsi sejak 22 September 2015.

Kenapa Anda menolak dijadikan Jokowi sebagai Kepala Badan Kreatif Indonesia?

Masih banyak orang yang lebih bagus, yang pantas, saya lebih sadar diri aja. Badan kreatif ini sudah berjalan satu tahun ini, sambil institusi dibangun, mulai dari deputi, eselon dan lain-lain mereka juga sambil mendata ekonomi kreatif Indonesia, walapun belum dapat gaji waktu itu, mereka mapping, ketemu semua stake holder, apa sih problemnya, apa sih yang harus dibantu, sejauh mana keterlibatan pemerintah.

Sebenarnya dalam dunia kreatif, semakin jauh pemerintah semakin kreatif orang.Tapi kreatifitas itu bisa bermanfaat, harus ada infrastruktur, disitu kehadiran pemerintah yang utama, financial infrastruktur, Phisycal Infrastrultur, ada target dari Presiden, 15 persen dari GDP (Gross Domestic Bruto).

Pariwisata dan Kreatif kenapa dipisah, alasan dipisahkan dari Pariwisata, pertama karena mindset-nya berbeda.Pariwisata melihat bawah industri kreatif pelengkap, sementara ekonomi kreatif ini adalah industri tersendiri.Jadi kalau hanya pelengkap tourism, tak bisa berkembang.Dan ini harus dipisah.Ekonomi kreatif ini memacu industri kreatif.Di Amerika sumbangan industri kreatif ke GDP mereka cukup tinggi, seperti dari film dan music, di kita baru 5 persen.

Beberapa kegiatan seperti Karnaval Khatulistiwa dan event lainnya, yang Anda kerjakan apakah bentuk terima kasih Jokowi kepada Anda?

Sembari tertawa, terima kasih apa, gak ada duitnya, ini semua datangnya dari teman-teman, kita sebut relawan, kerjaan itu semua sukarela gak dibayar, acara tujuh belas Agustus, bekerja sukarela. Systemnya kita dari sponsor, bayar ke vendor, dan panitia didampingi BPK (red; Badan Pemeriksa Keuangan). Murni sponsorship BUMN.

Yang lain sudah menikmati?

Biarlah, kayak karnaval, Presiden bilang, perayaan 17 Agustus itu harus tetap meriah, karena itu kegembiraan rakyat, dan tidak harus di Jakarta, kalau bisa pindah-pindah, sehingga semua merasakan, dan harus bermanfaat buat masyarakat setempat, bisa mendatangkan turis, harus digarap benar-benar, ide besar Presiden kemudian kita bikin. Kemudian kita cari sponsor.

Apa yang Anda dapat dari kedekatan dengan Presiden?

Saya dekat dengan Presiden sebelum dia menjadi Presiden, saya jarang ketemu Presiden, buat saya tak ada niat atau interest apa-apa.Saya melihat Jokowi sebagai seorang pemimpin Indonesia bukan sebagai Jokowi, kalau ngobrol-ngobrol saya liat sebagai Jokowi, kalau pemimpin yang benar-benar, kita harus beri dukungan.

Kita percaya, baru mengenalnya dan percaya, beda dengan pemimpin yang kelihatan, pemimpin yang memikirkan diri sendiri. Bisa kita lihat apa sih kekurangan orang ini , coba sebut salahnya, adakah KKN, apakah ada anak-anaknya dapat peroyek tiba-tiba.

Presiden yang kita punya sekarang, tipe pemimpin yang memberi ruang partisipasi ke semua orang, siapapun diterima sama dia, sebenarnya.

Apa keinginan yang belum terwujud dekat dengan Jokowi ;

Saya ingin melihat Jokowi berhasil sebagai pemimpin, karena keberhasilan dia keberhasilan kita semua, kalau semua impian tercapai siapa yang gak mau.Saya bukan orang didalam, tak mempengaruhi kebijakan, saya hanya sebagai teman.

Artinya Anda dimanfaatkan Jokowi ;

Kalau Jokowi memanfaatkan saya, saya senang hati dimanfaatkan, karena saya dimanfaatkan negara.Sejak saya lahir dan mengenal Presiden, inilah Presiden yang saya anggap benar-benar pemimpin buat rakyat.

Presiden secara jujur itu pengorbanan, selama lima tahun tak ada libur, gaji Rp60 juta memang ada uang operasional, memang besar, tetapi melihat aktivitas Presiden yang begitu padat operasional itu habis. Artinya repot punya obsesi memperkaya diri.

Adakah Anda punya keinginan memperkaya diri ;

Saya manusia biasa pasti akan menemukan godaan, saya hanya berusaha sebaik mungkin, semoga saya tetap selalu di track yang saya yakini benar, jangan sampai tergoda.

Kebanyakan dilingkungan saya, yang mau bantu Jokowi, melihat ini orang jujur demi kepentingan Indonesia masa gak kita bantu, masak kita biarkan doank, ibarat kalau naik mobil, mobilnya mogok masa sih sopir kita biarkan sendiri mendorong padahal kita ada di mobil itu.

Odie Joe Krisno

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Pertamina Tambah 500.000 Tabung Elpiji di Kalimantan

Pertamina Tambah 500.000 Tabung Elpiji di Kalimantan

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI menambah pasokan 500.000 tabung elpiji 3 kg bersubsidi untuk lima provinsi di Kalimantan pada awal Desember 2017....
Warga Sanggau Keluhkan Langkanya Gas Tiga Kilogram

Warga Sanggau Keluhkan Langkanya Gas Tiga Kilogram

SANGGAU – Sejak beberapa pekan terakhir, elpiji tiga kilogram di Kabupaten Sanggau warga mengeluh kesulitan mencari sehingga berdampak terhadap naiknya harga elpiji subsidi tersebut....
Warga Singkawang Pertanyakan Alasan APBD Belum Disahkan

Warga Singkawang Pertanyakan Alasan APBD Belum Disahkan

SINGKAWANG – Warga Kota Singkawang mempertanyakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Singkawang tahun 2018 hingga saat ini...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *