Survei Gerindra: Cagub Kaltim, Rita Widyasari Teratas

Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.(Ist)

PENAJAM, Kaltim – Hasil survei elektabilitas Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Kalimantan Timur bekerja sama dengan lembaga survei Pusat Studi Demkorasi dan HAM menunjukkan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari berada di urutan teratas sebagai calon gubernur pada Pilkada Kaltim 2018.

“Hasil survei yang dilakukan Pusat Studi Demkorasi dan HAM (Pusdaham) itu, saya masih diurutan keempat setelah Rita Widyasari, Syahrie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat,” ungkap Ketua DPD Gerindra Kaltim Yusran Aspar ketika ditemui di Penajam, belum lama ini.

Namun, DPD Gerindra Kaltim, menurut dia, akan kembali menggelar survei pada Oktober 2017 atau pada saat tahapan pemilihan gubernur Kalimantan Timur telah berjalan, tetapi belum memutuskan lembaga survei yang akan diajak bekerja sama.

“Kami pasti mengadakan survei ulang. Nanti apa rekomendasi hasil survei itu, apakah perlu didampingi konsultan politik, lihat dulu hasil survei ulang,” jelas Yusran yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Penajam Paser Utara.

Untuk mendapatkan surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Yusran Aspar menyatakan, sudah bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan disambut baik keinginannya untuk maju pada Pilkada Kaltim 2018.

“Beliau memang mengutamakan kader tapi nanti setelah melihat hasil survei, kemungkinan Desember 2017 ada keputusan dari DPP Gerindra,” katanya.

Kendati belum resmi mengantongi rekomendasi dari DPP Gerindra, Yusran tetap menjalin komunikasi politik dengan partai yang tergabung dalan koalisi Merah Putih, yakni Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Yusran juga menjalin komunikasi politik dengan Partai Amanat Nasional atau PAN, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura.

“Saya juga terus melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh poltik, seperti Hadi Mulyadi dan Syahrie Jaang,” ucapnya.

Komunikasi politik, lanjut Yusran Aspar, harus terus dilakukan dengan partai politik lainnya, sebab Gerindra dengan PKS masih kurang satu kursi untuk mengusung calon gubernur pada Pilkada Kaltim 2018.

“Untuk sisa kursi itu bisa PAN, PKB atau Hanura, dan untuk posisi calon gubernur atau wakil gubernur nanti didiskusikan,” tambahnya.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

APBD-P 2017 Kaltim Naik Menjadi Rp8,2 Triliun

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2017 Provinsi Kalimantan Timur yang disepakati pemerintah provinsi dan DPRD melalui rapat paripurna di Samarinda,...
APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

APBD 2017 Kabupaten Penajam Defisit Rp200 Miliar

PENAJAM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2017 Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali mengalami defisit dengan kekurangannya mencapai sekitar Rp188 miliar...
Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

Keberadaan Perusahaan Karet Perlu Diperbanyak di Kalteng

PALANGKARAYA – Anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah, Lodewik Christopel Iban menyebut pemerintah provinsi dan pemkab/pemko Kota se-Kalteng perlu mendatangkan dan memperbanyak perusahaan karet...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *