Tak Ada Anggaran, 3 Daerah di Kalteng Terancam Tidak Bisa Gelar Pilkada

Ilustrasi

PALANGKA RAYA – Akibat belum ada anggaran, tiga kabupaten/kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) terancam tidak bisa menggelar Pilkada serentak 2018. Ketiga wilayah tersebut, adalah Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Murung Raya.

“Terakhir September sebelum melantik Panwas (pelantikan pada 18-21 September 2017) harus sudah jelas anggarannya. Jika tetap tidak ada anggaran, kami tidak bisa melantik Panwas. Jika tidak ada Panwas, berarti akan direkomendasikan penundaan,” kata Ketua Banwaslu Kalteng, Theopilus Y Anggen dilansir Sindonews, di Palangka Raya Jumat 28 Juli 2017.

Dia mengatakan, daerah yang sudah menyetujui pembahasan anggaran, yakni Kabupaten Barut, Lamandau, Gunung Mas, dan Katingan. Keempat kabupaten tersebut sudah membuat berita acara pembahasan anggaran.

Kemudian anggaran dalam proses pembahasan yakni Kabupaten Barito Timur. Namun rencananya pada 10 Agustus nanti, sudah ada titik teranganya. Selanjutnya, kabupaten yang sudah menyiapkan anggaran tanpa pembahasan, yakni Kabupaten Murung Raya dan Seruyan. “Selebihnya lancar,” pungkasnya.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Pertamina Tambah 500.000 Tabung Elpiji di Kalimantan

Pertamina Tambah 500.000 Tabung Elpiji di Kalimantan

PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI menambah pasokan 500.000 tabung elpiji 3 kg bersubsidi untuk lima provinsi di Kalimantan pada awal Desember 2017....
Warga Sanggau Keluhkan Langkanya Gas Tiga Kilogram

Warga Sanggau Keluhkan Langkanya Gas Tiga Kilogram

SANGGAU – Sejak beberapa pekan terakhir, elpiji tiga kilogram di Kabupaten Sanggau warga mengeluh kesulitan mencari sehingga berdampak terhadap naiknya harga elpiji subsidi tersebut....
Warga Singkawang Pertanyakan Alasan APBD Belum Disahkan

Warga Singkawang Pertanyakan Alasan APBD Belum Disahkan

SINGKAWANG – Warga Kota Singkawang mempertanyakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Singkawang tahun 2018 hingga saat ini...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *