Tapin Akan Dilintasi Jalur Kereta Api

Ilustrasi

TAPIN – Kabupaten Tapin akan masuk dalam proyek pembanguan lintasan rel kereta api yang sudah direncanakan oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan H Taher mengatakan bahwa beberapa titik lokasi pembangunan perlintasan rel kereta api di Tapin sudah dilakukan peninjauan langsung oleh tim dari Kemenhub RI pada akhir tahun 2016 kemaren, Selasa (4/4).

Dijelaskan Taher, bahwa jalur rel kereta sendiri direncanakan akan melintasi beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Lokpaikat di Desa Bataratat, Kecamatan Bakarangan Desa Bundung, Desa Ketapang, Desa Gadung Keramat, Desa Waringin, dan Desa Parigi.

Sementara itu jalur rel untuk di Kecamatan Tapin Utara meliputi Desa Banua Hanyar, Desa Antasari Hilir, dan untuk Kecamatan Tapin Tengah rel akan melintasi Desa Andika, Mandurian, Mandurian Hilir, dan Desa Labung.

Selanjutnya Kecamatan Tapin Selatan akan melintasi Desa Cempaka, Lawahan Rumintin dan Desa Tandui dan untuk Kecamatan Binuang melintasi Pulau Pinang , Binuang A Yani Pura, Tungkap dan Desa Pualam Sari.

“Pasar keraton yang akan menjadi stasiun kereta api di Kabupaten Tapin, dan juga akan melintasi sungai Tapin” ujar Taher.

Ditambahkan dia, untuk lebar jalur lintasan sekitar 14,35 meter yang lebih lebar dari pulau jawa, hal ini untuk memaksimalkan kecepatan dari kereta api sejauh 240 Km/jam dengan beban angkutan yang lebih besar sekitar 25 ton.

Namun untuk jalur kereta yang akan melintasi jalan negara karena jalur padat direncanakan akan dibangun play over untuk jalur kereta dengan lebar 30 meter, yang akan melintas diatas jalan negara, begitu juga untuk lintasan yang akan melewati beberapa sungai Tapin, akan dibuat jembatan permanent.

“Pembangunan rel ini dimulai dari Banjarmasin hingga ke Tabalong, sehingga melintasi Tapin, ini sebagai upaya pemerintah pusat dalam pengembangan transportasi yang merata,” terangnya.

Kalau pembangunan rel kereta api Banjarmasin-Tanjung ini tercapai, maka akan memudahkan dan mempercepat perjalanan dari Banjarmasin menuju Hulu Sungai.

Diperkirakan Banjarmasin-Rantau yang biasanya menggunakan mobil bisa menempuh waktu 3 jam, namun kalau dengan kereta api kemungkinan hanya memakan waktu sekitar 45 menit.(Ant)

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *