Terus Kampanyekan Konsumsi Ikan

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Ny. Frederika Cornelis, menjelaskan menu Serba Ikan. Pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalbar di Gedung PKK Provinsi Kalbar, Rabu (5/10).(Ist)

PONTIANAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Frederika Cornelis menyebutkan tingkat konsumsi ikan rata rata di Kalimantan Barat sudah mencapai angka ideal.

Tercatat tingkat konsumsinya 36.5 kg/kapita per tahun atau setara 100 gr/kapita/hari. Sedangkan tahun sebelumnya, hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) yang dirilis BPS mencatat tingkat konsumsi ikan rata rata di Kalimantan Barat baru mencapai 35,3 kg/kapita pertahun atau setara dengan 96.7 gr/kapita/hari.

Akan tetapi angka itu masih jauh jika dibandingkan dengan Jepang. Di negeri Sakura itu, tingkat konsumsi ikan mencapai 140 kg/kapita per tahun.

“Target tahun depannya, harus 100 kilo. Tapi harus bertahap,” kata Frederika siang kemarin usai Lomba Masak Serba Ikan ke 14 tingkat Provinsi Kalbar di Gedung PKK Jalan Letjend Soetoyo, Pontianak.

Frederika melihat angka ideal itu sebagai output yang ingin didapat dari kampanye makan ikan. Namun kampanye harus terus dilakukan agar target yang diinginkan bisa tercapai.

Karena itu, lanjut dia, masyarakat perlu diberikan pemahaman manfaat makan ikan. Dari penelitian para ahli, nutrisi ikan mengandung bahan super yang kaya manfaat, yaitu omega-3.

Bahan ini berguna bagi otak, yaitu pembentuk kecerdasan. Utamanya pada masa perkembangan otak selama seribu hari dimulainya kehidupan manusia. Bahan ini juga berperan antara lain dalam melindungi jantung, menurunkan kolesterol, memperbaiki fungsi dinding pembuluh darah, menurunkan tekanan darah. Dan mencegah terjadinya penggumpalan darah.

Kendati demikian dia tak menampik jika saat ini upaya untuk mendorong masyarakat makan ikan tidak sulit. Sebagai mitra pemerintah, PKK memiliki program untuk menumbuhkan minat masyarakat memakan ikan.

Termasuk, lanjut dia, program milik pemerintah. Dimana membuat tambak bagi masyarakat yang jauh dari laut. Kemudian masyarakat yang tinggal di dekat laut mendapat bantuan khusus perikanan.

Sementara itu Juara I dalam lomba masak serba ikan itu direbut Kota Pontianak. Juara II Kabupaten  Mempawah dan Juara III Kabupaten Landak.

Pemenang pertama lomba masak serba ikan ini akan mewakili Kalimantan Barat dalam lomba masak serba ikan tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Jakarta tanggal 12 november 2016.

“Saya berharap menu makanan yang disajikan dalam lomba ini, disajikan sebagai menu makanan keluarga sehari-hari, sehingga dapat mendorong peningkatan konsumsi ikan sesuai dengan cita-cita forikan,” harapnya.

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *