Toyota Indonesia Targetkan Ekspor Tumbuh 10 Persen

Pabrik Toyota di Indonesia diharapkan bisa terus menghasilkan mobil ekspor.

JAKARTA – Toyota Indonesia menargetkan ekspor produknya tumbuh 10 persen sampai akhir 2015, kata General Manajer Divisi Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Teguh Trihono.

“Target kenaikan 175.000 tahun ini naik 10 persen dari 165.000 tahun lalu,” kata Teguh di Jakarta, Rabu (29/4).

Dilansir republika online dalam beberapa tahun terakhir, Toyota Indonesia terus meningkatkan kemampuan ekspornya dan menambah kapasitas produksinya. Toyota Indonesia juga berupaya meningkatkan daya saing, logistik dan peningkatan sumber daya manusia.

Toyota Indonesia dan grupnya berhasil memenuhi permintaan ekspor kendaraan bermerek Toyota dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU) sebesar 44.000 unit atau naik 30,3 persen sepanjang kuartal pertama 2015.

Angka itu naik dibandingkan dengan periode sama 2014 sebesar 33.800 unit yang didukung di antaranya oleh kenaikan volume ekspor Vios sebesar 200 persen dari kisaran 3.300 unit menjadi 10.200 unit sepanjang kuartal pertama.

Toyota Fortuner masih menjadi kontributor terbesar ekspor (31,11 persen) dengan jumlah 13.763 unit, naik 14,70 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Diikuti ekspor Vios dengan kontribusi 23,16 persen sebanyak 10.247 unit, naik lebih dari 200 persen dibandingkan kuartal pertama 2014.

Kijang Innova menyumbangkan 8,91 persen atau 3.934 unit, naik 2,60 persen dibandingkan kuartal pertama 2014. Sisanya, 16.124 unit berasal dari ekspor Avanza, Rush, Town Ace/Lite, Agya, dan Yaris.

Share Button

Ekonomi[ View All ]

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

Harga Ikan dan Ayam di Pontianak Naik

PONTIANAK – Harga ikan dan ayam di sejumlah pasar yang ada di Pontianak dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan cukup signifikan bahkan mencapai di...
Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

Presiden Ingin Warga Perbatasan Menikmati “Satu Harga BBM”

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo menginginkan masyarakat Papua di pegunungan dan perbatasan bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok sama dengan wilayah...
Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

Realisasi Investasi Kalbar Semester I Rp8,33 Triliun

PONTIANAK – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalbar mencatat realisasi investasi Semester I 2017 (Januari -Juni) di Kalbar mencapai Rp8,33...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *