Ungkap Misteri Suku Terasing di Kalimantan

IMG_20141028_180548

PONTIANAK – Tim Gubernur Kalimantan Barat, terdiri dari Paguyuban Dayak Uud Danum, World Wildlife Fundation (WWF) Indonesia Program Kalimantan Barat, diperkuat para ahli anthropologi, arkeologi dan sosiologi dari Untan Pontianak sangat optimis bisa menemukan gua tempat tinggal suku terasing Dayak Uud Sio.

Dayak Uud Sio bermukim di Gua Soak Auk, Desa Romukhoi, Kecamatan Sarawai, Kabupaten Sintang, terletak di jantung Taman Nasional Bukit Raya Bukit Baka. Dari Desa Romukhoi, perjalanan darat membutuhkan waktu dua pekan hingga ke gua tempat tinggal Dayak Uud Sio.

“Rasa optimis kami, karena dua orang penunjuk jalan, sudah beberapa kali berinteraksi dengan Dayak Uud Sio di Gua Soak Auk. Namanya Yohanes Tindan dan Hendrikus, asal penduduk Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang,” kata Rafael Syamsudin, Ketua Paguyuban Dayak Uud Danum Provinsi Kalimantan Barat, Senin (17/11).

Prof Emeritus Syamsuni Arman, Ph.D, anthropolog Universitas Tanjungpura, bertindak sebagai Ketua Tim Gubernur Kalimantan Barat, untuk mendokumentasikan komunitas Dayak Uud Sio di Gua Soak Auk.

Yohanes Tindan dan Hendrikus, menurut Syamsudin, segera dipanggil menghadap Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, memastikan tim yang akan dikirim dijamin bisa mendokumentasikan komunitas Dayak Uud Sio, sesuai permintaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Syamsudin sangat berterimakasih kepada Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis yang telah memberikan perhatian sangat besar di dalam mendokumentasikan keberadaan suku terasing di Taman Nasional Bukit Raya Bukit Baka.(*/foto: OK)

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *